Tautan-tautan Akses

Pemerintah Mozambik Bersedia Berunding dengan Kelompok Oposisi


Ketua partai oposisi Renamo, Afonso Dhlakama, mengancam menyeret Mozambik masuk ke kancah perang jika pemerintah tidak bersedia berunding dengannya (foto: dok).

Ketua partai oposisi Renamo, Afonso Dhlakama, mengancam menyeret Mozambik masuk ke kancah perang jika pemerintah tidak bersedia berunding dengannya (foto: dok).

Perdana Menteri Mozambik, Alberto Vaquina menunjuk Menteri Pertanian untuk memimpin perundingan itu, yang akan dilakukan segera di Maputo.

Mozambik disudutkan sejak pimpinan Renamo, Afonso Dhlakama, kembali ke basis lamanya di hutan Pegunungan Gorongosa yang terpencil dan mulai melatih tentara masa perang saudara cara menggunakan senjata. Perkembangan ini menyuramkan perayaan perdamaian bulan Oktober, dan menimbulkan kekhawatiran timbulnya lagi perang saudara terburuk selama 16 tahun yang menewaskan lebih dari sejuta warga Mozambik.

Dua puluh tahun setelah perang berakhir, Renamo yakin mereka tidak pernah merasakan manfaat dari perjanjian perdamaian dan demokrasi multi-partai itu. Partai Frelimo yang berkuasa memenangkan setiap pemilu sejak 1994 dan Renamo dipecundangi.

Perdana Menteri Alberto Vaquina menunjuk Menteri Pertanian untuk memimpin perundingan itu, yang akan dilakukan segera di Maputo.

Juru bicara kabinet Henrique Banze menegaskan, pertemuan itu bukan perundingan formal, tetapi penjajakan untuk mendengarkan keluhan-keluhan Renamo.

Ia mengatakan Renamo ingin menjelaskan apa yang mereka inginkan. Pemerintah tidak akan menyodorkan apa pun ke meja perundingan tetapi akan memahami isu-isu apa yang ingin mereka bahas.

Renamo sangat mengharapkan perundingan itu, dan mengatakan ingin memimpin apa yang mereka sebut pemerintahan peralihan. Kelompok bekas pemberontak itu juga ingin berunding mengenai pembagian kekayaan negara yang lebih baik. Renamo menuduh Frelimo menjual batu bara dan cadangan gas alam untuk mendapatkan miliaran dolar dalam dekade mendatang.

Juru bicara Renamo Fernando Mazanga menyangkal partainya mengancam pemerintah untuk mendapat apa yang mereka inginkan.

Ia mengatakan tidak menghendaki uang itu untuk Renamo, tetapi ingin menjadi corong rakyat Mozambik. Mazanga mengatakan, kalau persetujuan berhasil dicapai dan ditandatangani Dhlakama akan bersedia meninggalkan basis lamanya di hutan.
XS
SM
MD
LG