Tautan-tautan Akses

Pemerintah Laos Bantah Terlibat Atas Hilangnya Seorang Aktivis


Sombath Somphone, aktivis sosial Laos, penerima penghargaan Ramon Magsaysay untuk Kepemimpinan Komunitas tahun 2005, berpose bersama patung mendiang presiden Filipina di Pusat Kebudayaan Filipina di Manila (Foto: dok). Somphone terakhir terlihat di ibukota Vientiane, saat kendaraannya dihentikan oleh pihak berwenang di luar sebuah kantor polisi, Sabtu (15/12). Pemerintah Laos membantah ikut bertanggung jawab atas hilangnya Somphone.

Sombath Somphone, aktivis sosial Laos, penerima penghargaan Ramon Magsaysay untuk Kepemimpinan Komunitas tahun 2005, berpose bersama patung mendiang presiden Filipina di Pusat Kebudayaan Filipina di Manila (Foto: dok). Somphone terakhir terlihat di ibukota Vientiane, saat kendaraannya dihentikan oleh pihak berwenang di luar sebuah kantor polisi, Sabtu (15/12). Pemerintah Laos membantah ikut bertanggung jawab atas hilangnya Somphone.

Pemerintah Laos membantah bertanggung-jawab atas hilangnya seorang aktivis sosial terkemuka di negara itu, Sombath Somphone.

Sombath Somphone terakhir kali terlihat hari Sabtu (15/12) di ibukota Vientiane, saat kendaraannya dihentikan oleh pihak berwenang di luar sebuah kantor polisi. Gambar video tampak memperlihatkan ia dibawa pergi oleh dua pria yang tidak dikenal.

Kementerian Urusan Luar Negeri Laos mengatakan penilaian pendahuluan atas gambar video itu menunjukkan aktivis berusia 60 tahun itu barangkali telah diculik karena konflik pribadi atau konflik usaha.

Lebih lanjut Kemenlu Laos mengatakan pemerintah tidak memiliki informasi mengenai keberadaan Sombath, tetapi pihak berwenang sedang menyelidiki masalah ini dengan serius.

Organisasi-organisasi hak azasi tidak setuju dengan pernyataan tersebut dan mengatakan gambar kamera keamanan menunjukkan ia ditahan oleh pihak berwenang Laos. Human Rights Watch hari Kamis (20/12) mengatakan pemerintah di Laos harus segera mengungkapkan lokasi Sombath dan membebaskannya.
XS
SM
MD
LG