Tautan-tautan Akses

AS

Pemerintah Kota Washington, D.C. Usul Bayar Orang agar Tidak Lakukan Kejahatan

  • Chris Simkins

Ronald Moten, Aktivis Masyarakat Washington, D.C.(Photo: Screen grab).

Ronald Moten, Aktivis Masyarakat Washington, D.C.(Photo: Screen grab).

Para kritikus mengatakan program itu tidak akan membuahkan banyak hasil dan bisa membebani pemerintahan kota Washington dengan biaya hampir setengah juta dolar dengan peserta sekitar 200 orang.

Tingkat pembunuhan lagi-lagi naik di banyak kota besar di Amerika setelah penurunan bertahun-tahun. Di Washington, DC, jumlah pembunuhan tahun lalu bahkan mencapai angka tertinggi dalam tujuh tahun. Kini dewan kota Washington, D.C., ingin mendanai program yang mengusahakan muda-mudi “berisiko” untuk tidak melakukan kejahatan.

Erica Briscoe pernah berkubang dalam kehidupan kejahatan tapi sekarang ia menjadi seorang calon perancang busana. Ia belajar membuat pakaian bagi kawula muda. Ia mengatakan program pelatihan ini telah memberinya pandangan baru mengenai kehidupan.

“Program ini benar-benar membuka wawasan saya ke hal yang nyata dan membuat saya tahu bahwa saya bisa dan akan melakukannya, dan adalah suatu keharusan bahwa saya melakukannya karena saya menguasai dengan baik bidang ini,” kata Erica.

Erica mengatakan ia bertekad tidak akan mengulangi kesalahan masa lalu.

“Dulu saya selalu pergi ke toko untuk mencuri makanan, hanya untuk memiliki makanan di rumah untuk saya dan adik-adik saya, dan lama-kelamaan menjadi lebih besar dari kebiasaan itu. Saya mulai mencuri mobil, merampok, mencuri di rumah-rumah penduduk dan menjalani hukuman sembilan setengah bulan di penjara sebagai remaja,” lanjutnya.

Erica mengubah hidupnya sebagian berkat sebuah program yang memberikan dukungan psikologis serta pelatihan keterampilan kerja kepadanya. Untuk melakukan pelatihan dengan baik dan memenuhi syarat-syarat tertentu, ia diberi uang saku lebih dari $8 per jam.

“Untuk sebagian orang dibayarkan uang saku untuk mendorong mereka melakukan hal yang benar. Untuk saya ini berbeda karena saya memperoleh banyak informasi untuk memperbaiki diri demi kesuksesan dan kemajuan dalam hidup,” imbuh Erica.

Kini dewan kota Washington, D.C., ingin mendanai program berbasis uang saku untuk memberikan bimbingan, pelatihan kerja, dan uang kepada individu-individu yang “berisiko untuk mencegah mereka melakukan kejahatan.

“Mengapa kita tidak bisa berinvestasi untuk membantu orang-orang muda sembuh dari luka-luka mereka dan menjadi warga negara yang produktif. Jadi pilihan ya adalah kita membayar sekarang atau kita membayar pada kemudian hari,” kata Ronald Moten, aktivis masyarakat.

Ronald Moten keluar dari penjara dan menjadi aktivis masyarakat di kota Washington, D.C. Dia ingat program yang sukses delapan tahun lalu yang membayar orang-orang muda $300 sebulan agar menjauhi masalah.

Ronald Moten mengatakan kejahatan kekerasan menurun selama empat tahun berturut-turut di Washington, D.C. sampai program yang memberikan uang saku itu dihentikan. Namun para kritikus mengatakan program itu tidak akan membuahkan banyak hasil dan bisa membebani pemerintahan kota Washington dengan biaya hampir setengah juta dolar dengan peserta sekitar 200 orang.

Komandan kepolisian kota metropolitan Washington, D.C. Vendette Parker mengatakan departemennya tidak bisa membahas manfaat program itu. Tetapi Ronald Moten berharap bahwa politik tidak akan menghalangi kemajuan serta program pemberian uang saku untuk membantu orang-orang muda tetap berada di jalur yang benar. [lt/jm]

XS
SM
MD
LG