Tautan-tautan Akses

Pemerintah Seluruh Dunia Bertekad Kejar Penghindar Pajak


Laporan mengatakan rekan-rekan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyalurkan hampir $2 milyar melalui rekening luar negeri selama bertahun-tahun (foto: dok).

Laporan mengatakan rekan-rekan Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyalurkan hampir $2 milyar melalui rekening luar negeri selama bertahun-tahun (foto: dok).

Negara-negara di seluruh dunia bertekad untuk mengejar orang kaya, kuat dan terkenal yang menyembunyikan harta mereka di luar negeri untuk menghindari pajak.

Pemerintah di seluruh dunia bertekad untuk mengejar orang kaya, kuat dan terkenal yang membuka rekening bank di luar negeri untuk menyembunyikan harta mereka dan kemungkinan menghindari pajak, demikian reaksi yang segera datang atas laporan hasil penyelidikan besar-besaran para wartawan.

”Apa yang kita lihat adalah bahwa sangat mudah bagi orang yang ingin menyebunyikan identitas mereka membuka perusahaan rahasia di atas kertas di berbagai yurisdiksi. Dan ini pada dasarnya menyembunyikan hubungan mereka dengan uang tersebut,” kata Maggie Murphy dari kelompok kampanye anti-korupsi, Transparency International.

Kremlin mengutuk pengungkapan itu, dengan mengatakan pengungkapan tersebut sebagian besar ditujukan terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, dan mantan para pejabat Departemen Luar Negeri dan Badan Pusat Intelijen Amerika membantu menganalisa ke-11,5 juta dokumen yang dibocorkan kantor prngacara Mossack Fonseca di Panama.

Laporan itu mengatakan rekan-rekan Putin telah menyalurkan hampir $2 milyar melalui rekening luar negeri selama bertahun-tahun.

“Putinofobi di luar negeri ini telah mencapai tahap yang mengharamkan ucapan yang baik mengenai Rusia atau mengenai tindakan Rusia atau setiap pencapaian Rusia,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Pemerintah negara-negara lain segera memulai penyelidikan akan kemungkinan penghindaran pajak, dan tokoh-tokoh politik terkemuka menghadapi keharusan untuk menjelaskan mengapa mereka membuka rekening di luar negeri yang disebut dalam laporan itu oleh International Consortium of Investigative Journalists yang berbasis di Washington. [gp]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG