Tautan-tautan Akses

Pemerintah Belgia Kecam Supir Bis yang Naikkan Harga Sewa


Para supir bis Belgia takut pergi ke ibukota Brussels karena situasi keamanan dan menuntut upah lebih tinggi (foto: dok).

Para supir bis Belgia takut pergi ke ibukota Brussels karena situasi keamanan dan menuntut upah lebih tinggi (foto: dok).

Tuntutan para supir bis dinilai memberi kesan “yang tidak benar” bagi rakyat yang sedang berupaya keras memulihkan kehidupan normal pasca serangan di Paris.

Pihak berwenang di Belgia mengecam keras permintaan supir bis untuk menambah upah mereka dengan 50 euro atau sekitar 53 dolar per hari untuk menjalankan bis mereka ke Brussels, karena ibukota itu kemungkinan akan terus memberlakukan keadaan darurat tertinggi hingga akhir pekan nanti.

Menteri Transportasi Regional Ben Weyts menyebut permintaan itu akan memberi kesan “yang tidak benar” bagi rakyat yang sedang berupaya keras memulihkan kehidupan normal setelah pemberlakuan status kewaspadaan tertinggi Sabtu lalu (21/11).

Sebagian supir bis takut pergi ke ibukota Brussels beberapa hari ini karena terjadi penggerebekan hampir setiap hari, dan Perdana Menteri Charles Michel mengatakan ancaman itu “serius dan segera”.

Weyts mengatakan kepada jaringan VRT sebagaimana dikutip Associated Press, “kami mengirim anak-anak ke sekolah dengan bis, tetapi supir bis meminta ongkos tambahan yang sangat tinggi. Ini isyarat yang tidak benar.” [em/ii]

XS
SM
MD
LG