Tautan-tautan Akses

Pemerintah Akan Percepat Belanja Anggaran, Ubah Kebijakan Moneter


Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo.

Per 25 April, pemerintah baru menghabiskan Rp 7 triliun, atau 2 persen, dari anggaran infrastruktur Rp 290 triliun.

Pemerintah sedang mengambil langkah-langkah terkoordinasi untuk mengatasi perlambatan domestic terburuk sejak 2009, dengan janji menteri keuangan untuk mempercepat belanja infrastruktur dan bank sentral mempersiapkan perubahan-perubahan kebijakan moneter.

Langkah-langkah tersebut muncul sehari setelah data menunjukkan Indonesia tumbuh pada tingkat yang lebih lambat dari yang diperkirakan pada 4,71 persen pada kuartal Januari-Maret dari setahun sebelumnya. Perlambatan ini terutama karena jatuhnya komoditas dan lemahnya pengeluaran pemerintah.

“BI akan berkoordinasi dengan pemerintah dan BI akan merespon dalam bentuk campuran kebijakan,” ujar Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo pada wartawan usai bertemu presiden dan menteri keuangan.

“Dalam gabungan kebijakan tersebut, hal-hal utama adalah kebijakan tingkat pertukaran, tingkat suku bunga, cadangan, makro-prudensial, komunikasi, koordinasi antara bank-bank sentral dan koordinasi dengan pemerintah.”

Seorang juru bicara bank sentral mengtakan lembaga itu tidak akan memutuskan kebijakan tingkat suku bunga sampai pertemuan kebijakan moneter yang dijadwalkan 19 Mei.

Setelah pertemuan, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah akan melakukan bagiannya dalam mempercepat belanja infrastruktur.

Per 25 April, pemerintah baru menghabiskan Rp 7 triliun, atau 2 persen, dari anggaran infrastruktur Rp 290 triliun.

Presiden Joko Widodo diperkirakan akan mengadakan pertemuan lain dengan tim ekonominya Rabu. Para pejabat mengatakan serangkaian pertemuan bukanlah hal yang tidak biasa karena Presiden sering memanggil para menteri kabinet untuk membahas isu-isu terkini.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG