Tautan-tautan Akses

Pemerintah Ajukan Utang Baru 3 Milyar Dolar AS

  • Iris Gera

Utang luar negeri Indonesia tahun ini berasal dari berbagai sumber, seperti Bank Dunia, ADB, IDB, Jepang dan Perancis.

Utang luar negeri Indonesia tahun ini berasal dari berbagai sumber, seperti Bank Dunia, ADB, IDB, Jepang dan Perancis.

Di tengah hujan kritik, tahun ini pemerintah mengajukan utang luar negeri baru sebesar tiga milyar dolar AS.

Meskipun banyak kalangan mengkritik tentang langkah pemerintah yang belum juga menghentikan utang luar negeri, tahun ini justru pemerintah akan menerima utang baru sekitar tiga milyar dolar Amerika. Dirjen Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di Jakarta baru-baru ini mengungkapkan, sampai saat ini pemerintah masih membutuhkan utang luar negeri.

Namun demikian ditambahkannya, bukan berarti pemerintah tidak mendengar masukan dari masyarakat untuk segera menghentikan utang luar negeri karena akan terus membebani anggaran negara.

“Pinjaman luar negeri itu dibatasi dan hanya untuk misalnya pinjaman yang bersifat lunak untuk pembangunan infrastruktur, jalan, pelabuhan, jembatan, kemudian yang terkait dengan program-program perubahan iklim, lalu untuk pembiayaan proyek lainnya misalnya di bidang pendidikan dan kesehatan”

Rahmat Waluyanto menambahkan utang luar negeri Indonesia tahun ini berasal dari berbagai sumber, seperti Bank Dunia, ADB, IDB, Jepang dan Perancis.

Menurut Yuyun Harmono dari LSM Koalisi Anti Utang, seharusnya pemerintah tidak perlu memaparkan alokasi dana berbagai proyek yang berasal dari utang luar negeri karena apapun alasannya utang luar negeri tetap menjadi beban negara dan rakyat. Ia mengatakan berbagai isu seperti perubahan iklim hanya akan menambah utang luar negeri Indonesia.

“Stok utang kita sudah naik drastis ditambah lagi dengan kesepatakan tentang perubahan iklim ini yang memberi ruang bagi pemerintah untuk mengambil utang-utang baru dalam mekanisme itu, kedepan prediksinya utang luar negeri kita semakin bertambah,” ujar Yuyun.

Hingga akhir Desember 2009 posisi utang Indonesia mencapai Rp 1600 trilyun. Pemerintah berjanji akan lebih ketat mengawasi alokasi dana yang berasal dari utang luar ngeri agar tepat sasaran.

XS
SM
MD
LG