Tautan-tautan Akses

Pemerintah Lokal Afghanistan Tutup Radio ISIS


Para mahasiswa Universitas Nangarhar melakukan aksi unjuk rasa anti-Taliban dan anti ISIS di Jalalabad, Afghanistan bulan November lalu (foto: dok).

Para mahasiswa Universitas Nangarhar melakukan aksi unjuk rasa anti-Taliban dan anti ISIS di Jalalabad, Afghanistan bulan November lalu (foto: dok).

Penguasa lokal di provinsi Nangarhar, Afghanistan menutup sebuah stasiun radio "Suara Kalifah" yang menyiarkan propaganda ISIS.

Penguasa lokal di provinsi Nangarhar, Afghanistan, mengatakan, Suara Kalifah, yang menyiarkan propaganda ISIS, telah berhenti melakukan siaran di provinsi sebelah timur itu.

Mirip dengan usaha media ISIS di Suriah dan Irak, cabang Afghanistan ini juga punya stasiun radio di Nangarhar, dan melakukan siaran paling sedikit satu jam per hari guna menarik minat warga muda Afghanistan yang dihadapkan pada pengangguran di negara yang dilanda perang itu.

Atta Khogyani, jurubicara gubernur Nangarhar, memberitahu VOA bahwa penguasa disana telah berhasil menghentikan siaran radio itu. Katanya, penguasa sedang berusaha mencari lokasi stasiun radio itu.

Frekuensi yang dipakai untuk siaran radio itu kini mengudarakan lagu kebangsaan Afghanistan dan musik tradisional lainnya.

Beberapa pejabat di pemerintahan lokal mengatakan, ada kemungkinan bahwa pasukan asing membantu pemerintah menghentikan siaran radio itu. [jm]

XS
SM
MD
LG