Tautan-tautan Akses

Pemenang Nobel Perdamaian Elie Wiesel Tutup Usia


Elie Wiesel, penyintas holocaust dan pemenang Nobel Perdamaian, meninggal dunia dalam usia 87 tahun (foto: dok).

Elie Wiesel, penyintas holocaust dan pemenang Nobel Perdamaian, meninggal dunia dalam usia 87 tahun (foto: dok).

Elie Wiesel – yang bertahan hidup dalam kamp-kamp Nazi dan kemudian menjadi penulis dan pemenang Nobel Perdamaian – meninggal dunia dalam usia 87 tahun.

Yad Vashem Holocaust Memorial mengumumkan kematian Elie Wiesel hari Sabtu (2/7), tetapi tidak merinci lebih lanjut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenang Wiesel dengan mengatakan “ia memberi ekspresi pada kemenangan semangat kemanusiaan terhadap kejahatan dan kekejaman”.

Wiesel yang kelahiran Romania dikirim ke kamp konsentrasi Auschwitz tahun 1944 bersama sebagian besar keluarga dekatnya. Kedua orang tua dan kakak perempuannya dibunuh, tetapi Wiesel bertahan hidup dan memulai karir sebagai wartawan professional.

Seorang penulis Perancis membujuknya untuk mengisahkan apa yang dialaminya di kamp konsentrasi, Wiesel bersedia dan kemudian menerbitkan memoar berjudul “Night” tahun 1958. Memoar yang terbit dalam 30 bahasa dan terjual hingga jutaan kopi ini menjadi buku wajib di sejumlah sekolah di seluruh dunia, dan bagi siapa pun yang ingin mengetahui tahun-tahun paling kelam dalam sejarah manusia.

Wiesel menulis beberapa memoir lain tentang holocaust, juga buku-buku fiksi dan non-fiksi.

Ia memenangkan Nobel Perdamaian tahun 1986 karena berbicara lantang menentang perang, diskriminasi dan tekanan terhadap HAM, serta karena berhasil menghidupkan kenangan atas holocaust.

Wiesel juga dianugerahi US Presidential Medal of Freedom, the French Legion of Honor Grand Cross dan diberi gelang kebangsawanan Commander of the Order of the British Empire. [em]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG