Tautan-tautan Akses

Pemberontak Somalia Jatuhkan Hukuman Mati bagi Sandera Perancis


Dalam video yang dirilis di sebuah situs milik militan Somalia bulan Juni 2010 ini, Denis Allex membacakan surat permohonan pembebasan dirinya dari tangan militan al-Shabab (Foto: video grab/dok). Para militan al-Shabab menculik Denis Allex sejak Juli 2009, dan dikabarkan telah memutuskan untuk mengeksekusinya dalam sebuah pernyataan yang diumumkan hari Rabu, 16 Januari 2013.

Dalam video yang dirilis di sebuah situs milik militan Somalia bulan Juni 2010 ini, Denis Allex membacakan surat permohonan pembebasan dirinya dari tangan militan al-Shabab (Foto: video grab/dok). Para militan al-Shabab menculik Denis Allex sejak Juli 2009, dan dikabarkan telah memutuskan untuk mengeksekusinya dalam sebuah pernyataan yang diumumkan hari Rabu, 16 Januari 2013.

Para militan al-Shabab telah memutuskan untuk mengeksekusi Denis Allex, warga Perancis yang telah disandera sejak diculik dari sebuah hotel di Mogadishu, Juli 2009.

Kelompok pemberontak Islamis al-Shabab di Somalia mengatakan pihaknya telah memutuskan untuk membunuh seorang sandera warga Perancis, beberapa hari setelah Perancis melakukan operasi penyelamatan yang tidak berhasil dan menganggap pria itu sudah tewas.

Dalam pernyataan hari Rabu, para militan al-Shabab mengatakan mereka mencapai keputusan untuk membunuh Denis Allex. Ia telah ditahan sejak diculik dari sebuah hotel di Mogadishu bulan Juli 2009 dan terakhir kali terlihat dalam rekaman video bulan Oktober.

Allex adalah bagian dari tim yang membantu melatih pasukan pemerintah Somalia untuk melawan al-Shabab.

Perancis mencoba membebaskan Allex dalam serbuan Jumat malam yang menyebabkan dua tentara Perancis dan 17 pemberontak tewas.

Para militan mengatakan setelah serbuan itu bahwa Allex masih hidup, tetapi mereka tidak memperlihatkan bukti apapun.
XS
SM
MD
LG