Tautan-tautan Akses

Pemberontak Libya Maju Menuju Ibukota Tripoli


Anggota pasukan pemberontak Libya menggunakan teropong untuk mengamati suasana di kota Misrata.

Anggota pasukan pemberontak Libya menggunakan teropong untuk mengamati suasana di kota Misrata.

Beberapa satuan pemberontak hari Senin mendorong maju garis depan ke barat dari Misrata hingga ke pinggir Zlitan, yang dikuasai pasukan Gaddafi.

Pemberontak Libya telah maju dari pelabuhan Misrata, Libya Barat, menuju ibukota, Tripoli, yang mematahkan kepungan pemerintah sementara lasykar di seluruh negara itu melanjutkan perlawanan mereka terhadap pemimpin Libya, Moammar Gaddafi.

Beberapa satuan pemberontak hari Senin mendorong maju garis depan ke barat dari Misrata hingga ke pinggir Zlitan, kota tetangganya yang dikuasai pasukan Gaddafi.

Kedua pihak tembak-menembak roket dan artileri berat, dimana pemberontak menggunakan senjata yang dirampas dari gudang senjata pemerintah dan persenjataan baru yang dikirim dari basis oposisi di Benghazi.

Namun di Libya timur, lasykar anti-pemerintah menderita pukulan besar hari Senin dekat kota minyak Brega, dimana pasukan pro-Gaddafi menewaskan paling sedikit 21 pemberontak dalam penyergapan sebelah timur kota itu.

Sementara itu, Jerman telah mengakui pemberontak Dewan Transisi Nasional Libya sebagai wakil yang syah rakyat Libya. Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle mengumumkannya hari Senin dalam kunjungan di Benghazi. Ia mengatakan Jerman, yang belum turut dalam serangan udara NATO melawan Libya, akan membuka perwakilan kecil di Benghazi.

Jerman mengikuti beberapa negara lain dalam mengakui dewan oposisi. Negara-negara tersebut, antara lain, Perancis, Italia, Qatar dan Uni Emirat Arab. Pemerintahan Obama mendukung perjuangan pemberontak, tetapi belum mengakuinya.

XS
SM
MD
LG