Tautan-tautan Akses

AS

Pembeli Senjata di San Bernardino Mengaku Tak Bersalah


Dalam sketsa pengadilan ini, Enrique Marquez hadir di pengadilan federal di Riverside, California, Senin, 21 Desember 2015.

Dalam sketsa pengadilan ini, Enrique Marquez hadir di pengadilan federal di Riverside, California, Senin, 21 Desember 2015.

Laki-laki yang membeli senjata yang digunakan untuk penembakan di San Bernardino, menyatakan tidak bersalah, Rabu (6/1), atas tuduhan peradilan federal yang menuduhnya bersekongkol dengan salah seorang penembak dan menyediakan perlengkapan untuk teroris.

Enrique Marquez Jr., usia 24 tahun, menghadiri pengadilan federal di Riverside dengan tangan dan kaki diborgol. Ia menjawab “tidak bersalah” ketika diminta untuk mengaku atas lima tuduhan terhadap dirinya.

Pengadilan yang dijadwalkan tanggal 23 Februari itu, dapat memvonis Marquez hukuman penjara 50 tahun jika ia terbukti bersalah. Pembela hukumnya, Young J. Kim, menolak berkomentar setelah dakwaan itu.

Menurut FBI, selama diwawancarai 10 hari, Marquez menyatakan ada pembicaraan persekongkolan antara dia dan temannya, Syed Rizwan Farook tetapi tidak dilaksanakan. Mereka bermaksud melakukan pembantaian mahasiswa di Perguruan Tinggi lokal dan pembunuhan terhadap pengendara mobil di jalan bebas hambatan yang ramai.

Dakwaan tanggal 30 Desember itu menggantikan tuduhan yang ia hadapi sewaktu ia ditangkap dua minggu setelah penembakan tanggal 2 Desember yang dilakukan oleh Farook dan istrinya, Tashfeen Malik. Farook dan Tashfeen melakukan penembakan terhadap rekan-rekan Farookdari departemen kesehatan San Bernardino yang sedang mengadakan pesta.

Pasangan itu menewaskan 14 orang dan melukai 22 lainnya sebelum pasangan itu tewas beberapa jam kemudian dalam baku tembak dramatis dengan polisi. .

Pihak berwenang mengatakan, Marquez tidak terlibat dalam pembunuhan itu, tetapi ia gagal memberitahu pihak berwenang tentang Farook dan pembelian senjatanya yang kemudian berakibat mematikan. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG