Tautan-tautan Akses

Pembangunan Jaringan Pipa Gas Alam Dimulai di Turkmenistan


Sahatmurad Mamedov dari Turkmengaz, kiri, dan Bhuwan Chandra Tripathi dari BUMN India Gail Ltd., saat menandatangani kesepakatan kerjasama, Avaza, Turkmenistan, 23 Mei 2012. (Foto: dok.)

Sahatmurad Mamedov dari Turkmengaz, kiri, dan Bhuwan Chandra Tripathi dari BUMN India Gail Ltd., saat menandatangani kesepakatan kerjasama, Avaza, Turkmenistan, 23 Mei 2012. (Foto: dok.)

Pembangunan jaringan pipa berbiaya 10 miliar dolar untuk mengalirkan gas alam dari Turkmenistan ke Afghanistan, Pakistan dan India dimulai pada hari Minggu (13/12), 25 tahun setelah dimulainya proyek itu.

Proyek yang disebut Turkmenistan-Afghanistan-Pakistan-India (TAPI) itu bertujuan untuk mengekspor hingga 33 miliar meter kubik gas alam per tahun melalui jaringan pipa sepanjang kurang lebih 1.800 kilometer.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif dan Wakil Presiden India, Hamid Ansari, bersama dengan Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedoy menghadiri acara peletakan batu pertama di Mary, kota utama di bagian selatan Turkmenistan.

Dalam pidatonya pada acara hari Minggu, Perdana Menteri Sharif mengatakan TAPI bukan hanya prakarsa pengiriman gas yang menghubungkan kawasan Asia Tengah yang kaya energi dengan kawasan Asia Selatan yang membutuhkan banyak energi, melainkan suatu proyek yang akan membuka pintu bagi integrasi dan kolaborasi ekonomi regional yang lebih luas.

“Yang lebih penting, proyek ini akan mengantar suatu era baru dan mengubah kehidupan jutaan rakyat kita, membuat TAPI suatu perlambang bagi pembangunan sosial ekonomi dan kemakmuran bersama,” ujarnya.

Para pengamat telah lama menganggap proyek yang direncanakan itu sebagai “jaringan pipa perdamaian regional” bila telah selesai karena proyek ini akan membuat dua negara yang saling bersaing, India dan Pakistan, semakin erat dan mendorong stabilitas di Afghanistan yang diporakporandakan oleh perang.

Para pakar menyatakan TAPI membuka peluang kerjasama regional pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang akan menghubungkan ekonomi keempat negara itu dan meningkatkan perdagangan energi antara Turkmenistan, Afghanistan, Pakistan dan India.

India akan membayar biaya transit 250 juta dolar kepada Pakistan yang akan membayar biaya transit dalam jumlah itu kepada Afghanistan.

Proyek ini dianggap sebagai peluang penting untuk membantu mengurangi defisit energi yang kian besar di India dan Pakistan. Para pejabat Turkmenistan mengharapkan jaringan gas itu akan beroperasi penuh pada akhir tahun 2019.

Para pejabat Pakistan mengatakan mereka memperkirakan akan menerima gas melalui TAPI pada tahun 2019.

Tetapi memastikan keamanan jaringan pipa tersebut masih merupakan tantangan besar karena jaringan itu akan melalui daerah-daerah yang dilanda pemberontakan di Afghanistan dan Pakistan. [uh]

XS
SM
MD
LG