Tautan-tautan Akses

Pembajak Pesawat Minta Tahanan Ukraina Dibebaskan


Para penumpang pesawat maskapai Turki Pegasus meninggalkan pesawat di bandar udara Sabiha Gokcen di Istanbul, Turki (7/2) menyusul ancaman bom. (AP/Emrah Gurel)

Para penumpang pesawat maskapai Turki Pegasus meninggalkan pesawat di bandar udara Sabiha Gokcen di Istanbul, Turki (7/2) menyusul ancaman bom. (AP/Emrah Gurel)

Laki-laki Ukraina yang mencoba membajak penerbangan komersial menuju Turki dan mengalihkannya ke Sochi mendesak pembebasan tahanan di negaranya.

Menurut penyidik, laki-laki Ukraina yang mencoba membajak penerbangan komersial menuju Turki dan mengalihkannya ke Sochi - kota di Rusia yang sekarang ini menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin - mendesak pembebasan tahanan di negaranya.

Maxim Lenko pada divisi investigasi Dinas Keamanan Ukraina pada Sabtu (8/2) mengatakan bakal pembajak itu mengancam akan meledakkan pesawat jika tuntutannya tidak dipenuhi.

Pesawat itu membawa 110 penumpang ke Istanbul dari Kharkov di Ukraina ketika percobaan pembajakan terjadi.

Lenko mengatakan awak pesawat berhasil menenangkan tersangka dan menahannya, dan pesawat mendarat dengan selamat di Istanbul setelah dikawal dua pesawat angkatan udara Turki. Tidak ada bahan peledak atau senjata yang ditemukan dalam pesawat.

Pihak berwenang mengatakan tersangka sangat mabuk kala itu.

Sementara itu di Sochi, Jumat, Presiden Ukraina Viktor Yanukovych membahas krisis di negaranya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela upacara pembukaan Olimpiade. Ukraina menghadapi lebih dari dua bulan protes anti-pemerintah yang menyebabkan ratusan orang ditangkap dan lainnya terluka atau terbunuh.

Pihak berwenang di seluruh dunia siaga tinggi terhadap ancaman teroris terkait Olimpiade, dengan banyak perhatian berfokus pada militan Muslim di wilayah Kaukasus Utara.
XS
SM
MD
LG