Tautan-tautan Akses

Pembaca Antre untuk Buku Harper Lee Terbaru


Para pegawai toko buku Ol' Curiosities & Book Shoppe di Monroeville, Alabama, mengeluarkan buku-buku "Go Set A Watchman" dari dalam kardus (14/7).

Para pegawai toko buku Ol' Curiosities & Book Shoppe di Monroeville, Alabama, mengeluarkan buku-buku "Go Set A Watchman" dari dalam kardus (14/7).

"Go Set a Watchman" adalah buku kedua yang lama dinantikan dari Lee, yang terkenal karena bukunya yang klasik, "To Kill a Mockingbird" (1960), dan tidak pernah mengeluarkan karya lagi sesudahnya.

Toko-toko buku di banyak tempat di dunia dibuka hari Selasa (14/7) dengan antrean para pembeli yang tidak sabar ingin membeli "Go Set a Watchman" karya Harper Lee.

Watchman adalah buku kedua yang lama dinantikan dari Lee, yang terkenal karena bukunya yang klasik, "To Kill a Mockingbird" pertama kali diterbitkan tahun 1960, dan tidak pernah lagi mengeluarkan karya lagi sesudahnya.

Sebagai salah satu dari buku yang paling dicintai dalam sastra Amerika, "To Kill a Mockingbird" mengisahkan pengacara kulit putih idealis Atticus Finch, yang membela seorang pria kulit hitam yang salah dituduh memperkosa.

Meski Mockingbird fokus pada isu-isu serius seperti pemerkosaan dan ketidaksetaraan, tapi buku itu juga bernuansa lembut dan manis getir, diceritakan dari sudut pandang putri Finch yang berusia enam tahun, Scout.

Lee, yang sekarang berusia 89 tahun, hidup jauh dari sorotan media dan publik meski bukunya sangat populer dan diikuti dengan film peraih Oscar pada 1962 berdasarkan bukunya.

Dalam "Go Set a Watchman", Scout sudah tumbuh dewasa dan kembali ke rumah di Monroeville, Alabama, dari New York 20 tahun kemudian untuk mengunjungi ayahnya, yang digambarkan sebagai seorang rasis. Buku ini lebih gelap, bersudut pandang orang dewasa, dan disebut oleh para kritikus sebagai "membuat stress" dan "mengganggu."

Tapi Watchman juga memberikan pengetahuan mengenai penciptaan Mockingbird. Buku itu ditulis sebelum Mockingbird. Setelah membacanya, agen Lee mengirim kembali manuskrip tersebut dengan instruksi untuk menulis ulang kisah itu dari sudut pandang Scout anak-anak.

Untuk para detektif sastra, Watchman menjadi semacam harta karun petunjuk dalam pembuatan novel klasik pendahulunya. Kedua buku itu berbagi karakter, lokasi bahkan beberapa kalimat.

XS
SM
MD
LG