Tautan-tautan Akses

4 Pekerja Tambang China Diselamatkan setelah 36 Hari di Bawah Tanah


Penambang pertama dari 4 penambang, berhasil diangkat dari bawah tanah lokasi tambang yang runtuh di Pingyi, provinsi Shandong, China timur (29/1).

Penambang pertama dari 4 penambang, berhasil diangkat dari bawah tanah lokasi tambang yang runtuh di Pingyi, provinsi Shandong, China timur (29/1).

Empat pekerja tambang berhasil diselamatkan di provinsi Shandong, China timur setelah 36 hari berada di bawah tanah, pasca runtuhnya tambang pada hari Jumat (25/12) bulan lalu.

Empat pekerja tambang berhasil diselamatkan di China timur setelah 36 hari berada di bawah tanah, demikian laporan kantor berita pemerintah.

Pekerja diangkat dari sebuah tambang di propinsi Shandong hari Jumat (29/1) malam lewat lubang darurat yang dipakai untuk memasok mereka dengan makanan dan pakaian.

Tambang gipsum atau batu kapur itu runtuh pada 25 Desember dan mengurung 29 pekerja.

Sebelumnya, limabelas pekerja tambang berhasil keluar atau diselamatkan, sementara satu pekerja tewas. Tigabelas lainnya masih dinyatakan hilang dan diperkirakan tewas.

Pemilik tambang di provinsi Shandong, China tersebut bulan lalu pada Minggu (27/12) tenggelam setelah terjun ke sebuah sumur, tindakan yang tampaknya merupakan aksi bunuh diri, ketika upaya menyelamatkan 17 pekerja yang telah terjebak selama dua hari akibat robohnya tambang itu masih dilakukan.

Pihak berwenang China dikenal menjatuhkan hukuman berat, termasuk hukuman penjara, terhadap manajemen perusahaan dan pejabat keamanan kerja setempat jika terjadi bencana kecelakaan kerja. Namun, kurangnya pengawasan terhadap aturan yang diberlakukan dan manajemen yang sangat pelit, gagal mengutamakan keselamatan kerja. [ps/jm]

XS
SM
MD
LG