Tautan-tautan Akses

Pejuang Pemerintah Sementara Libya Kuasai Sebagian Besar Bani Walid


Anggota pasukan NTC Libya membaca al-Quran di salah satu pos di utara kota Bani Walid (foto: dok).

Anggota pasukan NTC Libya membaca al-Quran di salah satu pos di utara kota Bani Walid (foto: dok).

Tapi pasukan NTC Libya terus menghadapi kantong-kantong perlawanan dari pasukan pendukung Moammar Gaddafi.

Pasukan pemerintahan sementara Libya menyatakan telah menguasai sebagian besar Bani Walid, salah satu kubu pertahanan terakhir para pendukung mantan pemimpin Moammar Gaddafi.

Pejabat-pejabat hari Senin menyatakan, pejuang anti-Gaddafi mencapai pusat kota Bani Walid, sehari setelah melancarkan serangan baru terhadap kota gurun yang terletak 170 kilometer sebelah tenggara ibukota, Tripoli.

Tapi pasukan Dewan Transisi Nasional (NTC) terus menghadapi kantong-kantong perlawanan setelah pertempuran berminggu-minggu di dalam kota dan sekitarnya.

Pasukan pemerintahan sementara juga berupaya merebut kota pesisir Sirte, kota asal pemimpin yang terguling itu. Pejuang pro-Gaddafi dipojokkan ke suatu kawasan kecil di kota itu. Para pejabat NTC menyatakan direbutnya Sirte akan memungkinkan mereka menyatakan Libya telah dibebaskan.

Sementara itu, sebuah stasiun televisi pro-Gaddafi di Suriah menyatakan putera mantan pemimpin itu, Khamis, tewas dalam pertempuran akhir Agustus lalu di selatan Tripoli.

Televisi Al-Rai hari Senin menyatakan Khamis Gaddafi tewas di kota Tarhuna. Para pejabat NTC sebelumnya mengumumkan kematian Khamis di sana, tetapi para loyalis Gaddafi belum mengukuhkan informasi tersebut.

XS
SM
MD
LG