Tautan-tautan Akses

Pejabat Tinggi Sudan Ramalkan Sudan akan Terbagi Dua


Para aktivis pro kemerdekaan melakukan kampanye di ibukota Sudan selatan, Juba.

Para aktivis pro kemerdekaan melakukan kampanye di ibukota Sudan selatan, Juba.

Seorang pembantu Presiden Omar al-Bashir, Nafie Ali Nafie membuat perkiraan itu dalam pidato hari Kamis.

Seorang pejabat tinggi Sudan mengatakan negara itu dapat dipastikan akan terpecah menjadi dua sebagai akibat referendum mengenai kemerdekaan di selatan bulan depan.

Kantor berita pemerintah SUNA mengatakan Nafie Ali Nafie, seorang pembantu Presiden Omar al-Bashir, membuat perkiraan itu dalam pidato hari Kamis di hadapan para petani dan penggembala.

Nafie mengatakan pemerintah di Khartoum terus mendesak agar Sudan tetap bersatu. Tetapi ia mengatakan sekarang dapat diperkirakan bahwa bagian selatan yang menghasilkan minyak akan terpisah dari utara setelah referendum 9 Januari.

Ia menambahkan para pejabat pemerintah sebaiknya menerima kenyataan itu dan tidak membohongi diri mereka sendiri.

Ketegangan antara bagian selatan dan pemerintah pusat Sudan terus meningkat menjelang referendum itu, sementara sengketa mengenai pendapatan dari minyak dan berbagai isu lain masih belum terselesaikan.

Nafie mencoba menenangkan kekhawatiran mengenai terlepasnya Sudan selatan, dan mengatakan bagian utara bisa berhasil secara ekonomi melalui pertanian dan pertambangan.

XS
SM
MD
LG