Tautan-tautan Akses

Pejabat Anti-Doping Inggris Pimpin Pengamat Independen Olimpiade Sochi


Kepala Badan Anti-Doping Dunia (WADA) Craig Reedie menunjuk pejabat Inggris memimpin pengamat anti-doping di Olimpiade Sochi (foto: dok).

Kepala Badan Anti-Doping Dunia (WADA) Craig Reedie menunjuk pejabat Inggris memimpin pengamat anti-doping di Olimpiade Sochi (foto: dok).

Kepala Badan Anti-Doping Inggris akan memimpin program pengamat independen Badan Anti-Doping Dunia – WADA dalam Olimpiade Musim Dingin di Sochi.

Direktur Badan Anti-Doping Inggris Andy Parkinson akan memimpin tim yang terdiri dari delapan-anggota yang akan memantau pengujian doping dalam Olimpiade Sochi, yang berlangsung 7-23 Februari.

Pengujian doping dalam Olimpiade dijalankan oleh Komite Olimpiade Internasional.

Pengamat WADA ditugaskan untuk memantau “pengujian secara netral dan tidak memihak.''

Program pengamatan ini telah dilaksanakan dalam setiap Olimpiade sejak Olimpiade Sydney 2000.

Tim WADA menerbitkan laporan terkait temuannya setelah Olimpiade dan akan mengusulkan perubahan untuk perbaikan.

IOC berencana melakukan 2.453 pengujian doping dalam Olimpiade Musim Dingin di Sochi, jumlahnya melebihi rekor.

Sementara itu, Federasi Atletik Turki mengatakan telah mencabut tuduhan pelanggaran doping terhadap juara Olimpiade Asli Cakir Alptekin setelah hasil penyelidikan.

Federasi mengatakan pihaknya tidak menemukan pelanggaran aturan doping oleh atlet peraih medali emas nomor 1.500 meter dalam Olimpiade tahun lalu.

Penyelidikan itu dipicu oleh permintaan IAAF awal tahun ini, dan Turki melakukan penyelidikan terhadap Alptekin dan Nevin Yanit, juara Eropa nomor 100 meter halang rintang dua kali atas pelanggaran doping yang dituduhkan.

Bulan Agustus, Federasi Atletik Turki memberi Yanit sanksi larangan bertanding selama dua tahun.

Skandal doping di Turki tahun ini kemungkinan telah merugikan tawaran Istanbul untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2020. Dalam penawaran itu, Turki menyatakan serangkaian penanganan kasus doping merupakan bukti bahwa negara itu bekerja keras dalam memberantas kecurangan olahraga.
XS
SM
MD
LG