Tautan-tautan Akses

Pejabat China Tinggalkan Hong Kong dengan Jaminan Soal Otonomi


Zhang Dejiang (kiri), ketua Somite Tetap Kongres Rakyat Nasional China dan Pemimpin Eksekutif Hong Kong Leung Chun-ying (kanan) di Hong Kong (19/5).

Zhang Dejiang (kiri), ketua Somite Tetap Kongres Rakyat Nasional China dan Pemimpin Eksekutif Hong Kong Leung Chun-ying (kanan) di Hong Kong (19/5).

Kunjungan Zhang Dejiang, merupakan kunjungan yang pertama kali dilakukan pemimpin senior China sejak Gerakan Payung mengguncang Hong Kong dua tahun silam.

Pejabat senior China yang bertanggung jawab untuk urusan Hong Kong telah mengakhiri lawatan tiga harinya ke bekas koloni Inggris itu, dengan jaminan bahwa Beijing tidak akan berusaha memberlakukan sistem China daratan di kawasan semiotonom itu atau melanggar formula satu negara dua sistem yang mendukung kebebasan Hong Kong yang unik, yang tidak ditemukan di tempat lainnya di China.

Formula ini merupakan landasan bagi Hong Kong menerapkan ekonomi kapitalis dan sistem hukum yang berjalan sesuai dengan sistem hukum Anglo-Sakson (common law), setidaknya hingga tahun 2047. Tetapi banyak warga Hong Kong merasa identitas kultural mereka terancam, sehingga memicu gerakan politik lokalis yang kuat.

Kunjungan Zhang Dejiang, ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional dan pejabat tertinggi ketiga dalam hirarki politik China, merupakan kunjungan yang pertama kali dilakukan pemimpin senior China sejak Gerakan Payung mengguncang Hong Kong dua tahun silam.

Kedatangannya itu berlangsung menjelang pemilihan legislatif Hong Kong pada bulan September dan pemilihan kepala eksekutif baru pada tahun 2017. Berbagai jajak pendapat secara konsisten menunjukkan pemimpin yang sekarang, CY Leung dan pemerintahnya sangat tidak popular. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG