Tautan-tautan Akses

Pejabat AS: Rekonsiliasi di Sri Lanka Perlu Kesabaran


Menlu Sri Lanka Mangala Samaraweera (kiri) berjabat tangan dengan Asisten Menlu AS Urusan Asia Selatan dan Tengah, Nisha Biswal di Kolombo, Sri Lanka, Selasa (25/8).

Menlu Sri Lanka Mangala Samaraweera (kiri) berjabat tangan dengan Asisten Menlu AS Urusan Asia Selatan dan Tengah, Nisha Biswal di Kolombo, Sri Lanka, Selasa (25/8).

Dua pejabat Deplu AS mengatakan hal itu usai bertemu dengan Menlu Sri Lanka Mangala Samaraweera sebagai bagian dari kunjungan dua hari mereka di Kolombo, Selasa (25/8).

Dua pejabat Amerika hari Selasa (25/8) mengatakan akan memakan waktu bagi Sri Lanka untuk mencapai rekonsiliasi setelah 26 tahun perang saudara, tetapi negara itu telah mengambil langkah positif ke arah tersebut.

Asisten Menteri Luar Negeri Urusan Asia Selatan dan Tengah Nisha Biswal dan Asisten Menteri Luar Negeri untuk Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Perburuhan Tom Malinowski bertemu dengan Menteri Luar Negeri Sri Lanka Mangala Samaraweera sebagai bagian dari kunjungan dua hari mereka.

Kunjungan itu merupakan kelanjutan kunjungan Menteri Luar Negeri John Kerry Mei lalu sementara kedua negara meningkatkan hubungan setelah hubungan yang dingin selama pemerintahan mantan Presiden Mahinda Rajapaksa.

Samaraweera mengatakan pertemuan hari Selasa itu termasuk pembahasan langkah-langkah pemerintah yang dilakukan oleh Sri Lanka untuk menyatukan kembali negara itu dan memperkokoh supremasi hukum.

Malinowski mengatakan pemilu di Sri Lanka, termasuk pemilihan tahun ini yang menyingkirkan Rajapaksa dari kekuasaan, telah menjadi pesan penting dari rakyat Sri Lanka bahwa mereka mendukung perubahan di negara itu.

XS
SM
MD
LG