Tautan-tautan Akses

Badan PBB Upayakan Jaminan Keamanan dari Pemberontak Somalia


Dua anak Somalia yang menderita kurang gizi dirawat di kamp pengungsi di dekat bandara ibukota Mogadishu (18/7).

Dua anak Somalia yang menderita kurang gizi dirawat di kamp pengungsi di dekat bandara ibukota Mogadishu (18/7).

Badan pengungsi PBB mengatakan memerlukan jaminan agar tidak menjadi target militan al-Shabab dan kelompok bersenjata lainnya.

Badan pengungsi PBB mengatakan mereka membutuhkan jaminan keamanan dari pemberontak di Somalia sebelum dapat menyediakan bantuan pada tingkat yang dibutuhkan di negara yang dilanda kemarau itu.

Jurubicara Adrian Edwards mengatakan kepada VOA Selasa bahwa badan tersebut harus memiliki "tingkat keamanan yang wajar" sebelum meningkatkan upaya distribusi bantuan bagi rakyat Somalia.

Edwards mengatakan bahwa saat ini, badan itu harus "tidak tidak menonjolkan diri" dan bekerja melalui mitra agar jangan menjadi target militan al-Shabab dan kelompok bersenjata lainnya.

Sebelumnya bulan ini, al-Shabab mengatakan menyambut baik kembalinya organisasi bantuan, setelah melarang mereka dari kubu-kubu di pusat dan selatan Somalia lebih dari setahun lalu.

Meskipun ada masalah akses, badan pengungsi mengatakan Selasa bahwa pihaknya telah berhasil mendistribusikan paket bantuan kepada sekitar 90.000 orang di ibukota, Mogadishu, dan kota-kota di barat daya Somalia.

Badan itu juga memberikan bantuan non-pangan untuk sekitar 126.000 orang di kawasan Gedo dan Juba Bawah.

Kemarau parah dan kekurangan pangan telah memicu eksodus massal orang Somalia ke kamp-kamp pengungsi yang padat di Kenya dan Ethiopia. Banyak yang mati di sepanjang jalan atau segera setelah tiba.

XS
SM
MD
LG