Tautan-tautan Akses

PBB Terima Laporan Kejahatan Perang Sri Lanka


Ribuan warga sipil dari etnis Tamil harus mengungsi akibat kekerasan selama perang saudara di Sri Lanka.

Ribuan warga sipil dari etnis Tamil harus mengungsi akibat kekerasan selama perang saudara di Sri Lanka.

PBB mengatakan tujuh ribu warga sipil tewas dalam perang saudara di Sri Lanka dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Panel PBB yang bertugas menyelidiki dugaan kejahatan perang selama perang saudara di Sri Lanka telah menyerahkan laporannya kepada Sekjen PBB Ban Ki-Moon.

Panel yang beranggotakan tiga orang itu dibentuk akhir tahun lalu untuk menyelidiki pertanggung-jawaban terhadap adanya dugaan pelanggaran HAM pada bulan-bulan terakhir konflik itu.

Perang yang berlangsung selama hampir tiga dekade itu berakhir bulan Mei 2009 ketika militer Sri Lanka mengalahkan pemberontak Macan Tamil. Para pemberontak itu memperjuangkan kemerdekaan bagi etnis Tamil dan mengklaim adanya tindakan diskriminasi oleh pemerintah yang didominasi etnis Sinhala.

PBB mengatakan tujuh ribu warga sipil tewas dalam tahap akhir konflik itu dan ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Amnesty International hari Selasa mendesak PBB untuk mengumumkan laporannya mengenai kejahatan perang itu.

Organisasi HAM mengatakan kedua pihak melakukan pelanggaran, dimana Macan Tamil merekrut anak-anak untuk dijadikan tentara dan menggunakan warga sipil sebagai tameng sementara angkatan bersenjata Sri Lanka menembaki kawasan-kawasan berpenduduk padat.

Sekjen Ban Ki-Moon hari Selasa mengatakan salinan laporan panel PBB itu akan diberikan kepada pemerintah Sri Lanka sebelum diumumkan.

XS
SM
MD
LG