Tautan-tautan Akses

PBB Soroti Pengaruh Konflik yang Merusak Terhadap Anak-anak Suriah


Anak-anak Suriah berdiri di depan kantor UNICEF di kemah pengungsi Zaatri di kota Mafraq, dekat perbatasan Suriah (28/2).

Anak-anak Suriah berdiri di depan kantor UNICEF di kemah pengungsi Zaatri di kota Mafraq, dekat perbatasan Suriah (28/2).

Dalam laporan baru hari Selasa (11/3), UNICEF mengatakan 5,5 juta anak-anak Suriah sekarang memerlukan bantuan karena perang - jumlah yang lebih dua kali lipat dalam satu tahun terakhir.

Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menyerukan perhatian pada pengaruh tiga tahun konflik pada anak-anak Suriah, dan mengatakan krisis itu adalah "konflik yang paling merusak bagi anak-anak dalam sejarah di wilayah ini."

Dalam laporan baru hari Selasa (11/3), UNICEF mengatakan 5,5 juta anak-anak Suriah sekarang memerlukan bantuan karena perang - jumlah yang lebih dua kali lipat dalam satu tahun terakhir.

PBB memperkirakan setidaknya 10.000 anak-anak telah tewas sejak Maret 2011, dan mengatakan banyak yang melarikan diri dari negara itu ke kamp-kamp pengungsi masih takut mereka akan dibom, diculik atau dibunuh.

UNICEF menyoroti apa yang mereka sebut "bekas luka perkembangan dan emosional yang dalam" yang telah ditinggalkan oleh pertempuran.

Jane MacPhail, seorang spesialis perlindungan anak UNICEF yang bekerja dengan pengungsi di Yordania, mengatakan banyak anak-anak Suriah "berada dalam usaha hanya untuk bertahan hidup" dan "lupa respon normal sosial dan emosional" terhadap apa yang mereka lihat.
XS
SM
MD
LG