Tautan-tautan Akses

PBB Prihatin Penundaan Pemilu Maladewa


Pendukung mantan presiden Mohamed Nasheed menggelar aksi protes atas dibatalkannya pemilu ulang di Male, Maladewa, Sabtu (19/10).

Pendukung mantan presiden Mohamed Nasheed menggelar aksi protes atas dibatalkannya pemilu ulang di Male, Maladewa, Sabtu (19/10).

Perserikatan Bangsa Bangsa menyerukan kepada Maladewa agar mengadakan pemilu baru “sesegera mungkin” setelah polisi menghentikan para pejabat menyelenggarakan pemilu hari Sabtu.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengatakan ia “sangat prihatin atas penundaan tersebut” dan mendesak para pemimpin politik dan lembaga-lembaga di negara itu agar menghormati proses demokrasi.

Mantan presiden Mohamed Nasheed memenangkan 45 persen suara dalam pemilu bulan September – tidak cukup untuk secara langsung memenangkan jabatan presiden. Para pengamat mengatakan pemilu tersebut adil, tetapi mahkamah agung negara itu membatalkan hasil pemilu tersebut setelah calon yang menduduki tempat ketiga tersebut menuduh terjadinya kecurangan.

Hari Minggu, Nasheed menuduh Presiden Waheed Hassan menghalangi diadakannya pemilu baru dan menuntut agar ia mengundurkan diri untuk memungkinkan berlangsungnya pemilu di bawah pemerintah sementara. Juru bicara presiden membantah tuduhan tersebut dan mengatakan Hassan tidak akan mengundurkan diri.
XS
SM
MD
LG