Tautan-tautan Akses

PBB Peringatkan Ancaman Baru Flu Burung


Para ilmuwan melakukan penelitian flu burung terhadap seekor burung yang terbang lintas negara (foto: ilustrasi).

Para ilmuwan melakukan penelitian flu burung terhadap seekor burung yang terbang lintas negara (foto: ilustrasi).

Varian baru virus H5N1, yang tampaknya mampu mengalahkan vaksin-vaksin yang ada saat ini, telah muncul di Tiongkok dan Vietnam.

PBB memperingatkan kemungkinan bangkitnya kembali virus flu burung yang mematikan, termasuk jenis mutannya, yang kini menyebar di Asia dan tempat lain.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Senin (29/8), menyatakan bahwa varian virus H5N1, yang dikenal sebagai H5N1 – 2.3.2.1, yang tampaknya mampu menembus pertahanan vaksin-vaksin yang ada saat ini, telah muncul di Tiongkok dan Vietnam.

Pedagang telur ayam di Tiongkok (foto:dok). Baru-baru ini, kasus baru flu burung yang disebabkan varian baru H5N1 dilaporkan di negara ini.

Pedagang telur ayam di Tiongkok (foto:dok). Baru-baru ini, kasus baru flu burung yang disebabkan varian baru H5N1 dilaporkan di negara ini.

FAO juga menyatakan flu burung telah menewaskan delapan orang di Kamboja tahun ini, termasuk seorang anak perempuan berusia enam tahun yang meninggal bulan ini.

Virus H5N1 pertama kali dideteksi pada tahun 2003, dan pada puncak wabah flu burung pada tahun 2006, virus ini menyebar ke 63 negara, sebelum diberantas di kebanyakan negara itu dengan membantai massal unggas setempat.

Tetapi, virus ini terus menginfeksi manusia di Bangladesh, Tiongkok, Mesir, India, Indonesia dan Vietnam. FAO menyatakan hampir 800 kasus flu burung dilaporkan antara tahun 2010 dan 2011.

XS
SM
MD
LG