Tautan-tautan Akses

PBB: Pembangunan Permukiman Baru Israel Ganggu Proses Perdamaian


Kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman (Foto: dok).

Kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman (Foto: dok).

Kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman menyalahkan beberapa pengumuman Israel sebelumnya bulan ini yang mencanangkan disetujuinya rencana pembangunan lebih dari 20 ribu unit rumah baru di Yerusalem.

PBB mengatakan peluang mencapai kesepakatan dua-negara melalui perundingan yang mengakhiri puluhan tahun sengketa Israel-Palestina mungkin akan “rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi” kecuali jika Israel menghentikan pembangunan permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman mengatakan demikian hari Selasa kepada Dewan Keamanan PBB. Ia mengatakan kepada ke-15 anggotanya bahwa utusan Israel dan Palestina telah mencapai suatu kemajuan “ke arah memperkecil perbedaan pandangan mereka” dalam pembicaraan yang sedang berlangsung.

Tetapi, Feltman juga menyebut “kerusakan hubungan” yang disebabkan pertentangan mengenai permukiman baru dan mengatakan “konsekuensi kegagalan dalam pembicaraan yang sedang berlangsung akan sangat buruk bagi Israel dan Palestina.

Feltman menyalahkan beberapa pengumuman Israel sebelumnya bulan ini yang mencanangkan disetujuinya rencana pembangunan lebih dari 20 ribu unit rumah baru – yang sebagian besar di daerah yang sangat dipertentangkan di pinggir Yerusalem yang disebut E-1.

Palestina mengatakan pembangunan itu akan menutup salah satu daerah terbuka yang terakhir antara Yerusalem Timur dan Tepi Barat.
XS
SM
MD
LG