Tautan-tautan Akses

PBB Pangkas 50 Persen Bantuan Pangan untuk Pengungsi di Kenya


Catherine Bertini, Direktur Eksekutif Program Bantuan Pangan PBB (WFP), membagikan makan siang bagi murid-murid sekolah dasar di SD Elang'ata Ewuasa di distrik Kajiado, Kenya (Foto: dok).

Catherine Bertini, Direktur Eksekutif Program Bantuan Pangan PBB (WFP), membagikan makan siang bagi murid-murid sekolah dasar di SD Elang'ata Ewuasa di distrik Kajiado, Kenya (Foto: dok).

Badan PBB itu mengatakan dalam pernyataan Jumat (13/11) bahwa pihaknya kesulitan menggalang dana untuk mendanai operasi di kamp-kamp pengungsi di Kenya.

Program Pangan PBB (WFP) memangkas secara drastis pasokan bagi para pengungsi di Kenya karena kekurangan dana.

WFP mengatakan mulai Sabtu (15/11), akan mengurangi bantuan bagi sekitar 500,000 pengungsi yang tinggal di kamp Dadaab dan Kakuma di Kenya utara sebanyak 50 persen.

Badan PBB itu mengatakan dalam pernyataan Jumat (13/11) bahwa pihaknya kesulitan menggalang dana untuk mendanai operasi di kamp-kamp itu. Dikatakan, pengurangan bantuan pangan tersebut merupakan “pilihan terakhir” dan memohon kepada masyarakat internasional untuk menyumbang.

Kamp-kamp itu dipadati oleh orang-orang yang kebanyakan melarikan diri dari kekerasan dan kemiskinan di Somalia dan Sudan Utara.

WFP mengatakan konsumsi para pengungsi akan berkurang dari 2,100 kalori menjadi 1,050 per hari.

XS
SM
MD
LG