Tautan-tautan Akses

PBB Nyatakan Keprihatinan atas Bentrokan Kekerasan di Burma


Sekjen PBB Ban Ki-moon mengutarakan keprihatinan terkait bentrokan kekerasan terbaru di Rakhine utara, Burma (Foto: dok).

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengutarakan keprihatinan terkait bentrokan kekerasan terbaru di Rakhine utara, Burma (Foto: dok).

PBB mengutarakan keprihatinan mengenai bentrokan kekerasan terbaru antar golongan di lima kota di daerah Rakhine utara, Burma.

Jurubicara Sekjen PBB Ban Ki-moon mengeluarkan pernyataan hari Kamis yang mengatakan, melebarnya perasaan saling tidak percaya antar golongan sedang dimanfaatkan oleh militan dan unsur-unsur penjahat, untuk menimbulkan korban jiwa besar-besaran, penghancuran harta benda, keluarga yang mengungsi serta ketakutan, penghinaan dan kebencian di Burma.

Pernyataan PBB itu meminta kepada pihak berwenang Burma agar menguasai ketidak-perdulian hukum, serangan preman dan menghentikan ancaman serta hasutan ekstrimis.

Bentrokan dan kekacauan tampaknya terus terjadi di Burma barat, dimana sengketa yang mendalam antara kaum Buddha dan Muslim telah berkobar dengan konsekuensi maut.

Jurubicara negara bagian Rakhine Win Myaing hari Kamis mengatakan sedikitnya 56 orang telah tewas sejak bentrokan baru pecah hari Minggu, termasuk 31 perempuan. Puluhan lainnya cedera. Beberapa bagian daerah itu juga telah dibakar habis.

Para pejabat Burma mengatakan hampir dua ribu rumah dan delapan bangunan agama terbakar, sejak bentrokan-bentrokan terbaru ini pecah.
XS
SM
MD
LG