Tautan-tautan Akses

PBB Kutuk Pembunuhan Tentara Penjaga Perdamaian di Afrika Tengah


Tentara penjaga perdamaian Afrika (MISCA) mendengarkan Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power di Bangui, Republik Afrika Tengah. (Foto: Dok)

Tentara penjaga perdamaian Afrika (MISCA) mendengarkan Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power di Bangui, Republik Afrika Tengah. (Foto: Dok)

Seorang tentara penjaga perdamaian tewas dan delapan lainnya cedera sewaktu terjadi tembak-menembak.

Juru bicara PBB Hamadoun Toure mengatakan, seorang tentara penjaga perdamaian PBB tewas dan delapan lainnya cedera hari Minggu (2/8) di ibukota Republik Afrika Tengah (CAR) setelah diserang oleh kawanan bersenjata senapan mesin dan granat.

Toure mengatakan tentara penjaga perdamaian sedang melaksanakan perintah penangkapan yang dikeluarkan jaksa di distrik PK5 di Bangui. Ia menambahkan seorang tentara penjaga perdamaian tewas dan delapan lainnya cedera sewaktu terjadi tembak menembak.

CAR dilanda kekerasan sejak koalisi pemberontak Seleka yang umumnya Muslim tahun 2013 menggulingkan presiden yang telah berkuasa selama satu dekade. Luasnya pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Seleka menyebabkan pembentukan milisi Kristen, anti-Balaka yang menyasar Muslim dan menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi ke negara-negara tetangganya.

Pemimpin Seleka, Michel Djotodia, mengundurkan diri karena tekanan regional pada awal 2014 dan pemerintahan transisi berupaya mengarahkan negara itu pada pemilu yang kini dijadwalkan dilaksanakan tanggal 18 Oktober.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengecam tewasnya tentara penjaga perdamaian itu dalam pernyataan yang dikeluarkan Minggu malam. Misi penjaga perdamaian PBB mengambil-alih tugas pasukan penjaga perdamaian Uni Afrika bulan September lalu. Toure mengatakan kematian penjaga perdamaian itu merupakan yang ke tujuh atau ke delapan pada misi itu.

XS
SM
MD
LG