Tautan-tautan Akses

PBB: Krisis Yaman Bisa Buka Jalan Bagi Gerakan Jihadis Lewat Somalia


Sekjen PBB Ban Ki-moon Ban memperingatkan, krisis di Yaman berpotensi merusak kawasan itu lebih lanjut dan membuka koridor bagi gerakan jihadis melalui Somalia.

Sekjen PBB Ban Ki-moon Ban memperingatkan, krisis di Yaman berpotensi merusak kawasan itu lebih lanjut dan membuka koridor bagi gerakan jihadis melalui Somalia.

Ban mengatakan dalam sebuah laporan ke Dewan Keamanan PBB bahwa keamanan di Somalia dan kawasan sekitarnya terancam oleh kelompok militan Islamis al-Shabab.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memperingatkan dalam sebuah laporan baru bahwa krisis di Yaman dapat membuka sebuah koridor bagi gerakan jihadis melalui Somalia, yang terletak di seberang Teluk Aden.

Ban mengatakan dalam sebuah laporan ke Dewan Keamanan PBB yang diedarkan Senin (18/5), keamanan di Somalia dan kawasan sekitarnya terancam oleh kelompok militan Islamis al-Shabab.

Ia menjabarkan serangan al-Shabab yang berlanjut di ibukota Somalia, Mogadishu, dan wilayah tengah dan selatan negara itu, serta meningkatnya aktivitas al-Shabab di kawasan semi otonomi Puntland dan pembantaian 147 mahasiswa di Universitas Garissa di negara tetangga, Kenya, pada bulan April.

Ban memperingatkan, krisis di Yaman berpotensi merusak kawasan itu lebih lanjut dan membuka koridor bagi gerakan jihadis melalui Somalia.

Yaman telah lama menderita kemiskinan dan kekacauan politik, dan menjadi tempat berpijaknya cabang al-Qaida paling berbahaya – al-Qaida di Semenanjung Arab (AQAP). Negara itu semakin tidak stabil dalam beberapa bulan belakangan karena pemberontak Syiah Houthi menguasai banyak wilayah di negara itu dan membuat presiden Yaman yang diakui internasional terpaksa mengasingkan diri.

Dewan Keamanan dijadwalkan akan membahas laporan itu hari Selasa.

XS
SM
MD
LG