Tautan-tautan Akses

PBB: Kongo Harus Tindak Para Pemerkosa


Para wanita yang bekerja Kivu Selatan di bagian selatan Republik Demokratik Kongo belum pernah menjadi korban kekerasan seksual, namun menjadi ancaman serius dari para pelaku di Republik Demokratik Kongo.

Para wanita yang bekerja Kivu Selatan di bagian selatan Republik Demokratik Kongo belum pernah menjadi korban kekerasan seksual, namun menjadi ancaman serius dari para pelaku di Republik Demokratik Kongo.

Seorang pejabat tinggi PBB mendesak Dewan Keamanan agar menekan Republik Demokratik Kongo untuk menindak para pelaku kekerasan seksual.

Seorang pejabat tinggi PBB mendesak Dewan Keamanan PBB agar menekan Republik Demokratik Kongo supaya menindak para pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan.

Wakil Sekjen PBB Margot Wallstrom khusus menangani kekerasan seksual dalam konflik. Wallstrom mengatakan kepada dewan keamanan yang beranggotakan 15 negara tersebut, para pelaku kekerasan itu tidak boleh dibiarkan begitu saja.

Ia mengatakan bahwa tidak diterapkannya undang-undang untuk mencegah kekerasan membuat para perempuan terus menderita kekerasan seksual. Ia menambahkan bahwa pemerkosaan bermotif politik adalah tren baru yang menggelisahkan.

Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi pekan lalu mengeluarkan laporannya tentang kekerasan seksual di Kongo. Laporan tersebut mengatakan angka-angka baru menunjukkan 1244 perempuan diperkosa di Kongo dalam masa tiga bulan pertama tahun ini, dan menambahkan bahwa jumlah keseluruhannya mungkin lebih tinggi karena banyak kasus tidak dilaporkan.

XS
SM
MD
LG