Tautan-tautan Akses

AS

PBB Dirikan Pusat Krisis Ebola

  • Margaret Besheer

Direktur WHO, Dr. Margaret Chan (kiri) dan pejabat PBB Dr. David Nabarro memberikan penjelasan tentang wabah ebola di Afrika Barat di UN Foundation di Washington DC (3/9/2014).

Direktur WHO, Dr. Margaret Chan (kiri) dan pejabat PBB Dr. David Nabarro memberikan penjelasan tentang wabah ebola di Afrika Barat di UN Foundation di Washington DC (3/9/2014).

Sekjen PBB Ban Ki-moon hari Jumat mengatakan bahwa PBB sedang mendirikan sebuah pusat krisis Ebola untuk menghentikan penyebaran virus itu di negara-negara yang terkena dampak dalam waktu enam sampai sembilan bulan.

Ban Ki-moon mengatakan PBB mengerahkan segala cara untuk menghentikan penyebaran virus Ebola yang sudah menewaskan lebih 2000 orang di Guinea, Liberia, Sierra Leone dan Nigeria dengan gejala-gejala seperti deman disertai perdarahan.

Ia mengatakan PBB sedang mengajukan “permohonan penyelamatan” ke seluruh dunia, meminta dana 600 juta dolar untuk perlengkapan yang diperlukan di Afrika Barat.

Jumlah penderita meningkat pesat. Penyakit ini menyebar jauh lebih cepat dari pada penanganannya. Warga semakin frustrasi penyakit itu tidak diatasi.

Ban Ki-moon berbicara kepada wartawan setelah bertemu dengan pimpinan WHO, Dr. Margaret Chan, Dr. David Nabarro dari PBB dan pejabat senior PBB lainnya.

Sekjen PBB itu mengatakan beberapa minggu mendatang merupakan waktu yang sangat penting untuk mengirim perlengkapan dan personil medis ke negara-negara yang terimbas. Ia menghimbau perusahaan-perusahaan penerbangan dan pengiriman agar tidak membatalkan penerbangan dengan mengatakan, itu tidak menghentikan penyebaran penyakit tersebut tapi akan menghambat tim-tim medis mencapai warga yang paling membutuhkan bantuan.

“Sangat penting untuk mengingat bahwa Ebola bisa dihindari dan ditangani. Virus itu sudah berhasil diatasi di tempat lainnya di masa lalu, dan kita juga bisa melakukannya sekarang. Kita tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang perlu dilakukan,” kata Ban Ki-moon.

WHO mengatakan resiko penyebaran Ebola rendah. Untuk terinfeksi harus ada kontak langsung dan kontak fisik dengan darah atau cairan tubuh lainnya dari orang yang terjangkit virus itu atau dari tubuh korban. Ada sekitar 4000 penderita Ebola di empat negara Afrika Barat.

Ban mengatakan ia sedang mendirikan sebuah Pusat Krisis Ebola di markas PBB di New York dengan tujuan menghentikan penyebaran virus itu di Afrika Barat dalam waktu enam sampai sembilan bulan dan juga mencegah epidemi itu menyebar ke seluruh dunia. Meskipun Ebola adalah sebuah “tantangan besar dan serius” Ban Ki-moon mengatakan ia yakin akan sukses asalkan ada bantuan yang cukup dari masyarakat internasional.

XS
SM
MD
LG