Tautan-tautan Akses

PBB Desak Nepal Perlancar Arus Bantuan untuk Korban Gempa


Tenda berisi bantuan nasi yang dikelola Program Pangan Dunia (WFP) di desa Deurali, distrik Gorkha, Nepal (6/5). (AFP/Philippe Lopez)

Tenda berisi bantuan nasi yang dikelola Program Pangan Dunia (WFP) di desa Deurali, distrik Gorkha, Nepal (6/5). (AFP/Philippe Lopez)

Bantuan sedang terhenti bagi 500 ribu orang yang sangat membutuhkan pangan segera dan 100 ribu keluarga yang masih memerlukan tempat tinggal setelah terjadinya gempa.

Direktur operasi kemanusiaan PBB mendesak Nepal agar mempercepat pemeriksaan bea cukai dan membebaskan pajak atas pengiriman bantuan bagi ribuan orang yang menderita akibat dua gempa bumi dahsyat.

John Ging mengatakan bantuan itu sedang terhenti bagi 500 ribu orang yang sangat membutuhkan pangan segera dan 100 ribu keluarga yang masih memerlukan tempat tinggal setelah terjadinya gempa.

Ging mengatakan dalam jumpa pers hari Rabu (8/7) setelah kunjungan tiga harinya baru-baru ini ke Nepal, bahwa imbauan PBB untuk penggalangan sumbangan US$442 juta bagi bantuan kemanusiaan sampai akhir September baru terwujud 46 persen “dan kita tidak mampu memberi 30 persen dana itu untuk pajak.”

Ging seterusnya mengatakan bantuan kemanusiaan sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan seharusnya tidak tertahan di gudang-gudang Kathmandu, dimana ia melihat atap-atap seng yang ditahan bea cukai ditumpuk di gudang-gudang.

XS
SM
MD
LG