Tautan-tautan Akses

PBB: Bebaskan Semua Tentara Anak-Anak di Sudan Selatan


Tentara pembebasan Sudan selatan merekrut anak-anak untuk menjadi tentara (foto: ilustrasi).

Tentara pembebasan Sudan selatan merekrut anak-anak untuk menjadi tentara (foto: ilustrasi).

Misi perdamaian PBB (UNMISS) mengatakan anak-anak dipaksa memasuki Tentara Pembebasan Rakyat Sudan (SPLA) bulan April.

PBB menyerukan supaya militer Sudan Selatan membebaskan semua sisa tentara anak-anak yang masih bertugas dalam pasukannya.

Misi PBB di Republik Sudan Selatan, UNMISS, mengatakan hari Kamis bahwa 53 tentara anak-anak antara usia 13 dan 17 tahun telah dibebaskan oleh angkatan bersenjata Sudan Selatan pekan ini di Bentiu, ibukota negara bagian Unity negara tersebut.

Misi penjagaan perdamaian mengatakan anak-anak dipaksa bulan April memasuki Tentara Pembebasan Rakyat Sudan, SPLA, mantan kelompok pemberontak yang kemudian merupakan bagian terbesar angkatan bersenjata Sudan Selatan ketika negara itu memproklamasikan kemerdekaan bulan Juli.

Perwira tinggi perlindungan anak UNMISS, Hazel De Wet, mengatakan pembebasan tersebut adalah perkembangan positif yang penting. Tetapi, dia juga mendesak SPLA membebaskan semua sisa tentara anak-anak, dengan mengatakan anak-anak sebaiknya di sekolah, bukan di tangsi militer.

Tentara anak-anak biasa digunakan pada masa perang saudara 21 tahun Sudan utara-selatan, yang menewaskan hampir dua juta orang.

SPLA sebelumnya telah berjanji akan membebaskan semua tentara anak-anak sebelum November tahun 2010.

XS
SM
MD
LG