Tautan-tautan Akses

Tim PBB Temui Korban Senjata Kimia di Suriah


Seorang anggota tim inspeksi PBB (kanan) mendengarkan dan mencatat kesaksian salah seorang korban serangan senjata kimia di pinggiran Damaskus (26/8).

Seorang anggota tim inspeksi PBB (kanan) mendengarkan dan mencatat kesaksian salah seorang korban serangan senjata kimia di pinggiran Damaskus (26/8).

Para inspektur PBB memperoleh akses ke tempat yang dicurigai merupakan lokasi terjadinya serangan besar senjata kimia di pinggiran ibukota Suriah hari Senin (26/8).

Tim inspeksi PBB telah tiba di pinggir kota Damaskus untuk bertemu dengan beberapa orang yang diduga merupakan korban serangan senjata kimia, setelah pemerintah Suriah memenuhi tuntutan masyarakat internasional untuk mengizinkan kedatangan tim itu.

Tim inspeksi berada beberapa jam di kawasan Moadamiyeh hari Senin, sebelum kembali ke hotel di ibukota. Moadamiyeh adalah salah satu distrik yang dikuasai pemberontak dan diserang tentara tanggal 21 Agustus.

Tim inspeksi PBB bertemu dengan dokter dan beberapa korban yang selamat dari serangan itu, di sebuah klinik darurat, dan mengambil sampel. Juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan tim pemantau puas dengan pertemuan itu dan merencanakan kunjungan ke sebuah lokasi serangan lain hari Selasa.

Pemerintah dan pemberontak Suriah saling menyalahkan satu sama lain atas jatuhnya ratusan korban jiwa sipil dalam insiden itu.

Negara-negara Barat mengatakan mereka yakin pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad bertanggungjawab. Pemimpin Amerika, Inggris dan Prancis telah membahas tindakan apa yang akan diambil, meningkatkan kemungkinan intervensi militer Barat dalam konflik dua tahun di Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia, sekutu penting Assad, mengatakan negara-negara Barat “tidak bisa memberikan bukti apapun” bahwa pemerintah Suriah melakukan serangan kimia yang dituduhkan itu.
XS
SM
MD
LG