Tautan-tautan Akses

PBB: 93 Pekerja Bantuan Diculik di Afghanistan Tahun Ini


Seorang anggota keluarga menunjukkan foto Giovanni Lo Porto, seorang pekerja bantuan Italia yang diculik di Afghanistan (foto: dok).

Seorang anggota keluarga menunjukkan foto Giovanni Lo Porto, seorang pekerja bantuan Italia yang diculik di Afghanistan (foto: dok).

PBB hari Rabu (7/9) memperingatkan mengenai meningkatnya ancaman terhadap para pekerja bantuan di Afghanistan.

PBB memperingatkan mengenai meningkatnya ancaman terhadap para pekerja bantuan di Afghanistan, di mana menurut PBB jutaan orang memerlukan bantuan yang sangat mendesak.

“Saya sangat prihatin pekerja bantuan menjadi sasaran , dengan 93 rekan kita diculik sejak awal tahun ini,” kata Stephen O’Brien, koordinator bantuan darurat PBB, kepada wartawan di Kabul pada akhir kunjungan di Afghanistan.

“Semua pihak berkewajiban untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum kemanusiaan internasional dan memastikan warga sipil dan pekerja bantuan dilindungi,” katanya tanpa menjelaskan lebih jauh atau menyebut kewarganegaraan orang-orang yang diculik.

O’Brien juga menghimbau kepada masyarakat internasional agar secepatnya meningkatkan bantuan untuk sekitar 1,1 juta orang yang diperkirakan akan menjadi pengungsi di dalam negeri dan di negara lain sampai akhir tahun.

O’Brien mengatakan komunitas kemanusiaan di Afghanistan memerlukan bantuan darurat 150 juta dolar untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan “yang menyelamatkan nyawa” selama empat bulan mendatang dengan meningkatnya jumlah orang yang mengungsi.

"Para keluarga dan komunitas yang mengungsi adalah campuran pengungsi dari Pakistan dan ratusan ribu orang yang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka tahun ini karena konflik di Afghanistan,” kata O’Brien.

PBB mengatakan lebih dari 5.000 warga Afghanistan yang mengungsi kembali dari Pakistan setiap hari memperberat tantangan yang dihadapi komuntas kemanusiaan. [my/ds]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG