Tautan-tautan Akses

Paus Teteskan Air Mata atas Nasib Para Migran


Paus Fransiskus (kiri) menunggu beberapa pemuda yang membawa kayu salib di Turin, Italia hari Minggu (21/6).

Paus Fransiskus (kiri) menunggu beberapa pemuda yang membawa kayu salib di Turin, Italia hari Minggu (21/6).

Paus Fransiskus mengatakan di Turin, Italia hari Minggu (21/6) bahwa nasib para migran yang melarikan diri dari perang dan kemiskinan, membuatnya meneteskan air mata.

Paus Fransiskus hari Minggu (21/6) mengatakan nasib para migran yang berusaha melarikan diri dari perang dan kemiskinan di Afrika Utara dan Timur Tengah telah membuatnya meneteskan air mata.

Paus Fransiskus berbicara kepada sekelompok buruh di kota Turin di Italia selagi para menteri Uni Eropa merundingkan penangangan 100 ribu lebih pengungsi yang tiba di pantai-pantai wilayah Eropa, melalui Italia sejak bulan Januari.

Paus mengecam apa yang ia katakan sebagai sistem yang memperlakukan orang-orang seperti "barang dagangan," dan katanya para pengungsi tidak semestinya disalahkan karena berusaha mendapatkan pekerjaan.

"Jika imigrasi meningkatkan kompetisi. Mereka tidak bisa disalahkan karena mereka adalah korban dari ketidakadilan, dari perkonomian yang terpuruk, serta perang," kata Paus.

Paus Fransiskus juga mengecam keras para produsen senjata api dan mereka yang berinvestasi dalam perusahaan tersebut, Paus menyebut mereka adalah orang-orang munafik yang mengaku sebagai umat Kristen.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG