Tautan-tautan Akses

Paus Serukan ‘Gereja bagi Kaum Miskin’


Paus Fransiskus memaparkan kepada media di Vatikan mengenai harapannya tentang peran Gereja Katolik, hari Sabtu (16/3).

Paus Fransiskus memaparkan kepada media di Vatikan mengenai harapannya tentang peran Gereja Katolik, hari Sabtu (16/3).

Paus Fransiskus yang baru terpilih mengatakan ia menginginkan "gereja bagi kaum miskin dalam pernyataan kepada media di Vatikan hari Sabtu (16/3).

Pernyataan Paus Fransiskus ini adalah indikasi pertama mengenai jenis gereja Katolik Roma yang ingin dia pimpin.

Paus membuat pernyataan itu kepada ratusan wartawan di Kota Vatican Sabtu, hari ketiga sebagai kepala gereja itu setelah terpilih menggantikan Benediktus, yang kini sebagai Paus emeritus. Komentar Paus Fransiskus itu diartikan sebagai sebuah gereja yang lebih rendah hati, seperti orang miskin, bukan gereja yang miskin secara finansial.

Paus berusia 76 tahun ini juga menjelaskan mengapa ia memilih nama Fransiskus.

Katanya, ketika penghitungan suara menunjukkan dia hampir terpilih sebagai Paus pada hari Rabu, temannya dan sesama Kardinal Claudio Hummes Brasil mengatakan kepadanya agar tidak melupakan orang miskin. Hal itu membuat Paus baru ini berpikir tentang Santo Fransiskus dari Asisi, pembela kaum miskin serta simbol perdamaian dan penghematan.

Paus Fransiskus, yang berasal dari Argentina dan Paus pertama dari Amerika Latin, dikenal karena kerendahan hatinya. Pada malam ia terpilih, ia menolak naik limusin kepausan dan memilih naik bus dengan para kardinal. Dia kemudian singgah di sebuah hotel Vatikan untuk mengambil barang-barangnya dan membayar sendiri tagihan hotelnya.

Sebelumnya, Paus Fransiskus bertemu dengan para Kardinal hari Jumat, mendesak mereka agar bersikap optimistis akan masa depan peran mereka sebagai guru iman bagi orang-orang muda.

Mantan Kardinal Jorge Bergoglio - Paus pertama dari benua Amerika dan Jesuit pertama yang memimpin gereja seluruh dunia itu - akan memberkati jamaat di Lapangan Santo Petrus setelah misa hari Minggu.

Penahbisan Paus Fransiskus akan berlangsung di Vatikan hari Selasa. Upacara akan dihadiri para delegasi asing, termasuk delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Presiden Joe Biden yang beragama Katolik.
XS
SM
MD
LG