Tautan-tautan Akses

Paus Serukan Bantuan Internasional untuk Migran


Paus Fransiskus dalam sebuah misa di Vatikan (12/4). (AP/Gregorio Borgia)

Paus Fransiskus dalam sebuah misa di Vatikan (12/4). (AP/Gregorio Borgia)

Paus mengatakan bahwa lingkup isu migran itu jelas memerlukan keterlibatan internasional yang lebih besar.

Paus Fransiskus menyerukan bantuan internasional lebih banyak lagi untuk mengatasi semakin banyaknya migran yang lari menghindari instabilitas di Afrika.

Menyusul pertemuannya dengan Presiden Italia Sergio Mattarella hari Sabtu (18/4), Paus mengatakan bahwa lingkup isu migran itu jelas memerlukan keterlibatan internasional yang lebih besar. Ia juga menyatakan rasa terima kasihnya kepada Italia karena menerima para migran yang mempertaruhkan nyawa untuk menyeberangi Laut Tengah menuju Eropa.

Hari Jumat, Presiden AS Barack Obama dan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi yang sedang melawat, membahas masalah migran dalam pembicaraan mereka di Washington.

Renzi mengatakan Italia tidak ingin Laut Tengah menjadi kuburan dan telah mengambil peran pemimpin untuk menghadapi masalah krisis kemanusiaan itu. Seluruh negara di kawasan – Eropa, Afrika Utara dan Timur Tengah – juga bertanggung jawab untuk menghentikan perdagangan manusia, dengan bekerjasama erat dengan PBB, kata Perdana Menteri Renzi.

Obama mengatakan negara-negara di kawasan perlu mengkoordinasikan aksi politik untuk menghadapi terorisme dan mencegah Libya menjadi tempat berlindung para teroris.

Ribuan migran – sebagian besar dari daerah-daerah yang dilanda perang di Afrika dan Timur Tengah – menempuh perjalanan berbahaya melintasi Laut Tengah dengan harapan dapat mencapai Eropa. Kelompok-kelompok kemanusiaan memperkirakan sekitar 500 orang telah tewas tahun ini akibat kelaparan, kehausan dan berada di dalam kapal yang penuh sesak dan minim perlengkapan.

Polisi Italia juga telah menangkap 15 Muslim Afrika yang dicurigai melemparkan 12 orang Kristen hingga tewas dari sebuah kapal migran di Laut Tengah.

Polisi di kota Palermo mengatakan mereka ditangkap atas tuduhan pembunuhan beberapa orang dengan latar belakang kebencian agama.

Para pejabat Uni Eropa menyatakan arus migran kemungkinan besar akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang karena suhu semakin hangat.

XS
SM
MD
LG