Tautan-tautan Akses

Paus Mulai Kunjungan 8 Hari ke Amerika Selatan


Paus Fransiskus melambaikan tangan ke arah wartawan di bandara internasional Fiumicino di Roma, Minggu (5/7) sebelum memasuki pesawat menuju Quito, Ecuador.

Paus Fransiskus melambaikan tangan ke arah wartawan di bandara internasional Fiumicino di Roma, Minggu (5/7) sebelum memasuki pesawat menuju Quito, Ecuador.

Paus Fransiskus, Paus pertama dari Amerika Selatan, kembali ke benua tersebut hari Minggu untuk memulai kunjungan delapan hari ke Ekuador, Bolivia dan Paraguay.

Paus Fransiskus yang berusia 78 tahun tidak berkunjung ke negara asalnya, Argentina, dalam perjalanan ini, tapi berencana melawat ke tanah airnya tahun depan. Ini merupakan perjalanannya yang kesembilan ke luar negeri sejak diangkat menjadi Paus lebih dari dua tahun lalu.

Ketika meninggalkan Roma, Paus Fransiskus mengatakan ingin menggarisbawahi penderitaan orang-orang miskin di tiga negara yang ia kunjungi, "terutama anak-anak yang perlu mendapat bantuan, orang tua, orang sakit, orang yang dipenjara, orang miskin, orang-orang yang menjadi korban yang terabaikan."

Gereja Katolik Roma memiliki kira-kira 1,2 miliar pengikut, sebagian besar tinggal di Amerika Latin. Ekuador, Bolivia dan Paraguay merupakan tiga dari negara-negara kecil termiskin di Amerika Selatan.

XS
SM
MD
LG