Tautan-tautan Akses

Paus Imbau Komunitas Agama di Eropa Tampung 1 Keluarga Migran


Paus Fransiskus saat menyampaikan khotbah mingguan di Vatikan, Minggu (6/9).

Paus Fransiskus saat menyampaikan khotbah mingguan di Vatikan, Minggu (6/9).

Paus Fransiskus hari Minggu (6/9) menghimbau tiap jemaat gereja Katolik dan komunitas agama di Eropa menampung satu keluarga pengungsi dalam gerakan solidaritas, yang katanya dimulai di negara kecil Vatikan tempat tinggalnya.

Paus Fransiskus mengatakan, "Saya mengimbau kepada paroki, komunitas agama, biara, dan tempat-tempat suci di seluruh Eropa untuk menampung satu keluarga pengungsi." Imbauan itu diungkapkan oleh Paus hari Minggu (6/9) setelah berpidato di daerah kepausan.

Paus mengucapkan imbauan itu setelah khotbah di Kepausan hari Minggu, sementara jumlah rekor pengungsi yang mengarungi Laut tengah tiba di Italia, Balkan dan Yunani. Ada lebih dari 25.000 paroki di Italia saja, dan lebih dari 12.000 di Jerman, di mana banyak dari warga Suriah yang menyelamatkan diri dari Perang Saudara dan orang-orang yang mencoba untuk keluar dari kemiskinan dan kesulitan di negara-negara lain mengatakan mereka ingin tinggal.

Jemaat yang hadir di Lapangan Santo Petrus bertepuk tangan ketika Sri Paus berseru, "Setiap paroki, tiap komunitas agama, tiap biara, tiap perlindungan di Eropa, mengambil satu keluarga.”

Dalam pesan terpisah pada hari Minggu, Sri Paus, yang adalah cucu migran Italia di Argentina, terdengar mengritik Hungaria yang mendirikan pagar di perbatasannya dengan Uni Eropa.

"Adalah kekerasan, membangun pagar dan perintang untuk mencegah orang yang mencari tempat damai. Merupakan kekerasan mendorong kembali mereka yang melarikan diri dari keadaan tidak manusiawi dengan harapan mendapatkan masa depan yang lebih baik, "katanya dalam surat kepada pertemuan asosiasi Gereja di Albania.

Dua paroki Vatikan akan mengambil satu keluarga pengungsi masing-masing dalam hari-hari mendatang, kata Paus Fransiskus, yang melakukan lawatan pertama setelah dia terpilih dalam tahun 2013 ke pulau Lampedusa, Italia, di pertengahan antara Sisilia dan Tunisia, di mana banyak pengungsi dan migran tiba dengan perahu.

Penjaga pantai Italia menyatakan, telah mengatur penyelamatan 436 migran yang mengirim pesan minta pertolongan dalam bahaya, dari perahu-perahu karet mereka pada hari Sabtu dan Minggu.

Paus Fransiskus mengatakan, mengambil keluarga - keluarga migran merupakan " langkah nyata " untuk persiapan menyambut Tahun Kudus yang luar biasa, dengan tema belas kasihan, yang akan dimulai tanggal 8 Desember.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG