Tautan-tautan Akses

Paus Fransiskus Dijadwalkan Bertemu Pemimpin Spiritual Umat Kristen Ortodoks


Paus Fransiskus berjabat tangan dengan Mehmet Gormez, kepala Direktorat Urusan Agama Turki di Ankara, 28 November 2014.

Paus Fransiskus berjabat tangan dengan Mehmet Gormez, kepala Direktorat Urusan Agama Turki di Ankara, 28 November 2014.

Paus Fransiskus melanjutkan lawatan tiga harinya ke Turki hari Sabtu (29/11) dengan mengunjungi Istambul, di mana ia dijadwalkan bertemu Patriark Bartolomeus, pemimpin spiritual 300 juta umat Kristen Ortodoks di seluruh dunia.

Fransiskus adalah paus ke-empat yang mengunjungi Turki, setelah Paus Paulus VI, Yohanes Paulus II dan Benediktus XVI. Kunjungan ke negara sekuler yang mayoritas penduduknya Muslim itu berlangsung sementara Turki berusaha keras mengatasi lebih dari 1,6 juta pengungsi, kebanyakan warga Suriah, yang lari menghindari pertempuran di negara mereka.

Hari Jumat, Fransiskus menyerukan diakhirinya fundamentalisme dan terorisme melalui dialog antaragama yang lebih luas, karena semua penganut keyakinan memiliki hak yang sama.

Berbicara setelah pertemuan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara, Paus Fransiskus mengutuk serangan ISIS terhadap umat Kristen dan penganut agama minoritas lainnya di Irak dan Suriah. Paus juga berterima kasih kepada Turki karena menampung para pengungsi yang melintasi perbatasan untuk menghindari pertempuran dan kekejaman di berbagai daerah di perbatasan selatan Turki, di mana pemberontak telah mendeklarasikan sebuah kekalifahan Islam. Paus menyatakan masyarakat internasional memiliki “kewajiban moral” untuk membantu Ankara memenuhi kebutuhan mereka.

Sementara itu Erdogan mengutuk kelompok-kelompok seperti Negara Islam (ISIS), tetapi menuduh Barat menerapkan standar ganda terkait kegagalannya menghadapi Presiden Suriah Bashar al-Assad. Erdogan memperingatkan apa yang ia sebut sebagai berkembangnya “Islamofobia”, dengan mengatakan penindasan terhadap Muslim membuat mereka mudah dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok teroris.

Sebelum bertemu presiden Turki, Paus Fransiskus mengunjungi mausoleum Mustafa Kemal Ataturk, di mana ia berdoa dan meletakkan karangan bunga di makam pendiri Republik Turki itu.

Pemimpin 1,2 miliar umat Katolik Roma itu juga bertemu Mehmet Gormez, ulama Muslim terkemuka Turki.

Di Istambul, Paus Fransiskus diperkirakan akan mengunjungi tempat-tempat penting, seperti Hagia Sophia, gereja yang diubah menjadi masjid dan kini menjadi museum. Ia juga dijadwalkan mengunjungi masjid Sultan Ahmet yang juga dikenal sebagai Masjid Biru di kota itu.

XS
SM
MD
LG