Tautan-tautan Akses

PBB: Pasukan Yaman Tewaskan 50 Demonstran di Taiz


Para demonstran anti-pemerintah di Taiz menyelamatkan diri dari tindakan brutal pasukan keamanan Yaman (31/5).

Para demonstran anti-pemerintah di Taiz menyelamatkan diri dari tindakan brutal pasukan keamanan Yaman (31/5).

Di Taiz, pasukan pemerintah yang didukung oleh tank-tank melepaskan tembakan terhadap khalayak ramai di lapangan utama kota itu.

Badan HAM PBB mengatakan pihaknya telah menerima laporan bahwa pasukan Yaman membunuh lebih dari 50 demonstran anti pemerintah di kota Taiz sejak hari Minggu.

Kepala badan HAM PBB Navi Pillay hari Selasa mengutuk penggunaan kekuatan militer yang semakin gencar oleh pemerintah terhadap para demonstran, dengan menyebut tindakan pasukan pemerintah itu “patut dicela” dan mendesak pemerintah supaya memastikan hak asasi warganya dilindungi.

Dia juga mengecam pasukan keamanan karena menduduki sebuah rumah sakit di Taiz dan menghancurkan sebuah klinik lapangan dekat perkemahan demonstran. Pillay mengatakan staf dan sarana medis seharusnya tidak diserang oleh pasukan pemerintah.

Pasukan Yaman melancarkan dua serangan di selatan negara itu hari Senin, menewaskan lebih dari 20 demonstran oposisi di kota Taiz, sementara pesawat tempur pemerintah melancarkan serangan udara terhadap satu lagi kota di selatan yang direbut oleh militan Islamis.

Di Taiz, pasukan Pengawal Republik dan orang-orang bersenjata yang berpakaian preman dan didukung oleh tank-tank maju sebelum subuh, melepaskan tembakan terhadap khalayak ramai di lapangan utama kota itu dimana demonstran telah berkemah selama berminggu-minggu.

Para saksi mengatakan pasukan Yaman menembak para demonstran, menggilas mereka, membakar kemah-kemah dan menghancurkan rumah sakit lapangan sebelum menduduki seluruh lapangan itu.

Perkemahan protes yang sudah berlangsung 3 bulan itu, dimana ribuan aktivis sebelumnya telah menuntut penggulingan Presiden Ali Abdullah Saleh, sama sekali dihancurkan. Kedutaan Amerika di Sana’a mengutuk serangan yang tak beralasan dan tidak dibenarkan itu terhadap pemuda demonstran.

Sementara itu, helikopter-helikopter tempur dan pesawat tempur Yaman membom kedudukan militan di Zinjibar hari Senin, sehari setelah kaum Islamis yang tidak jelas organisasinya memperkuat kekuasaan mereka atas kota itu, yakni ibukota provinsi Abyan, Yaman selatan.

Para pejabat Yaman mengatakan paling sedikit 4 tentara tewas di Zinjibar hari Senin, yang meningkatkan jumlah korban jiwa di kota itu dari pertempuran 3 hari menjadi lebih dari 30, termasuk militan, pasukan pemerintah dan kaum sipil.

XS
SM
MD
LG