Tautan-tautan Akses

Pasukan Yaman dan Suku Oposisi Bertempur di Sana'a untuk Hari Kedua


Seorang anggota suku Hashid siaga dengan senjatanya di ibukota Sana'a.

Seorang anggota suku Hashid siaga dengan senjatanya di ibukota Sana'a.

Pasukan kedua belah pihak saling menembak di distrik Hassaba di Sana’a hari Sabtu, namun belum ada korban tewas yang dilaporkan.

Para saksi mata di ibukota Yaman, Sana'a, mengatakan pertempuran meletus pada hari kedua antara pasukan pemerintah dan pasukan suku al-Ahmar yang beroposisi

Para saksi mata mengatakan kedua belah pihak saling menembak di distrik Hassaba di Sana’a hari Sabtu, namun belum ada korban yang dilaporkan. Pasukan pemerintah Yaman dan suku al-Ahmar juga saling tembak di daerah itu hari Jumat. Pertempuran di Hassaba telah memaksa pemerintah Yaman untuk mengalihkan penerbangan dari bandara internasional di dekat Sana'a.

Suku Al-Ahmar adalah salah satu suku yang paling kuat dalam perkumpulan suku-suku utama Hashid di Yaman. Pemimpinnya berbalik melawan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh bulan Maret, dan berpihak kepada para pemberontak aktivis nasional yang beroposisi terhadap 33 tahun pemerintahan presiden Ali Abdullah Saleh yang otokratis.

Para saksi mata mengatakan pendukung Saleh, Pasukan Pengawal Republik, menembaki pengunjuk rasa anti pemerintah di kota Taiz selatan hari Sabtu, menewaskan satu orang dan mencederai tiga orang lainnya. Taiz menjadi pusat pemberontakan utama.

Presiden Saleh mendapat perawatan medis di Arab Saudi sejak menderita luka bakar yang parah dalam serangan bom tanggal 3 Juni di kompleks kepresidenan yang juga mencederai para pejabat tinggi lainnya. Ia menolak untuk mundur, sementara wakilnya memimpin Yaman selama ketidakhadirannya.

Seorang pejabat Yaman mengatakan kepada kantor berita asing bahwa perdana menteri Yaman, yang juga cedera dalam serangan tanggal 3 Juni, telah meninggalkan rumah sakit Saudi hari Sabtu. Pejabat itu mengatakan Ali Mohamed Megawar dipindahkan ke tempat tinggal pemerintahan Saudi untuk melanjutkan perawatannya akibat pengeboman.

XS
SM
MD
LG