Tautan-tautan Akses

Pasukan Uni Afrika Rebut Kembali Bantuan Pangan dari Al-Shabab


Seorang anak laki-laki memimpin kelompok Islam garis keras al-Shabab dalam suatu pelatihan militer di utara Suqaholaha, Mogadishu, Somalia (Foto: dok).

Seorang anak laki-laki memimpin kelompok Islam garis keras al-Shabab dalam suatu pelatihan militer di utara Suqaholaha, Mogadishu, Somalia (Foto: dok).

Pasukan Uni Afrika di Somalia Tengah telah merebut kembali lebih dari 500 kantung bantuan pangan yang telah dicuri kelompok pemberontak Somalia, al-Shabab.

Uni Afrika mengatakan, bantuan pangan yang seharusnya disalurkan untuk membantu keluarga-keluarga Somalia yang kelaparan akibat kekeringan, telah digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan para militan di sebuah kamp latihan di Mogadishu.

Misi Uni Afrika untuk Somalia (AMISOM) mengatakan, mereka berhasil menguasai sebuah desa yang disebut Lanta-Buro pekan ini. Hal tersebut merupakan pukulan besar bagi kelompok militan tersebut.

Pemimpin Pasukan Misi Uni Afrika untuk Somalia (AMISOM), Letjen Andrew Gutti (tengah) menyapa warga saat berkunjung ke kota Afgoye 30 kilometer dari Mogadishu (Foto: dok).

Pemimpin Pasukan Misi Uni Afrika untuk Somalia (AMISOM), Letjen Andrew Gutti (tengah) menyapa warga saat berkunjung ke kota Afgoye 30 kilometer dari Mogadishu (Foto: dok).

Menurut AMISOM, mereka juga berhasil menemukan tempat persembunyian senjata mesin dan peralatan pembuat bom dalam serangan yang mengakibatkan 11 militan al-Shabab tewas dan empat lainnya ditangkap.

Al-Shabab yang terkait al-Qaida sebelumnya sempat menguasai banyak wilayah di Somalia dan hampir semua bagian Mogadishu. Namun, kelompok militan itu kehilangan banyak wilayahnya selama serangan 19 bulan yang melibatkan, pasukan Uni Afrika, pemerintah Somalia, Ethiopia dan Kenya.

Al-Shabab berusaha menggulingkan pemerintah transisi Somalia dan menerapkan Hukum Islam yang keras untuk negara itu.
XS
SM
MD
LG