Tautan-tautan Akses

Pertempuran Thailand dan Kamboja Masuki Hari Ketujuh


Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva berbicara dengan pers ketika berkunjung ke daerah perbatasan dengan Kamboja (27/4).

Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva berbicara dengan pers ketika berkunjung ke daerah perbatasan dengan Kamboja (27/4).

Tembakan artileri berat mengguncang tanah dekat dua kuil kuno Hindu, Preah Vihear, di mana kedua negara telah bertempur sejak Jumat.

Pasukan Thailand dan Kamboja bertempur untuk hari ketujuh, Kamis, di sebuah daerah terpencil, sementara para politisi dari kedua negara terus berselisih akibat gagalnya usulan pembicaraan perdamaian.

Tembakan artileri berat mengguncang tanah dekat dua kuil kuno Hindu, Preah Vihear, di mana kedua negara telah bertempur sejak Jumat. Para pejabat Thailand mengatakan seorang tentara tewas oleh peluru artileri Kamboja, Kamis pagi, yang menjadikan jumlah korban jiwa dalam tujuh hari ini bertambah menjadi 15 orang. Tembak-menembak artileri juga telah terjadi di sebuah kompleks, 160 kilometer ke timur, di mana pasukan kedua negara bertempur selama empat hari Februari lalu.

Televisi Kamboja pada hari Rabu menunjukkan pengungsi dari perbatasan berkerumun dalam tenda-tenda, sementara hujan lebat membasahi daerah mereka. Pembicaraan perdamaian yang diusulkan gagal Rabu pagi, ketika Menteri Pertahanan Thailand Prawit Wongsuwan membatalkan kunjungan ke ibukota Kamboja, Phnom Penh.

Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva, yang berbicara ketika berkunjung ke perbatasan, Rabu, mengatakan Prawit membatalkan kunjungannya karena rencana sebelumnya untuk berkunjung ke Tiongkok. Ia mengatakan Thailand ingin duduk dalam meja perundingan, tetapi Kamboja harus menghentikan serangan sebelum pembicaraan dapat diadakan.

Di Phnom Penh, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengimbau pelaksanaan gencatan senjata, dan mengatakan ia siap mengadakan pembicaraan perdamaian dengan Perdana Menteri Thailand pekan depan di pertemuan puncak keamanan Asia Tenggara di Jakarta.

XS
SM
MD
LG