Tautan-tautan Akses

Pasukan Tambahan Prancis Tiba di Republik Afrika Tengah


Penduduk kota Damara, 75 km utara Bangui, meninggalkanwilayah itu pada 3/12/2013. PM Rep. Afrika Tengah saat itu mengatakan bahwa negaranya memerlukan bantuan tentara berkaitan dengan pecahnya kekerasan di ibukota Bangui.

Penduduk kota Damara, 75 km utara Bangui, meninggalkanwilayah itu pada 3/12/2013. PM Rep. Afrika Tengah saat itu mengatakan bahwa negaranya memerlukan bantuan tentara berkaitan dengan pecahnya kekerasan di ibukota Bangui.

Prancis mulai mengirim lebih banyak pasukan ke Republik Afrika Tengah yang bergolak, dengan rencana menggandakan kekuatannya menjadi 1.200 tentara selama beberapa hari ke depan.

Para pejabat mengatakan Republik Afrika Tengah sebagian besar tenang pada hari Jumat, sehari setelah sekitar 100 orang tewas dalam pertempuran sengit di ibukota, Bangui.

Sebuah gerakan yang bersekutu dengan mantan presiden Francois Bozize mengatakan mereka melakukan serangan Kamis dengan tujuan menggulingkan pemberontak yang merebut kekuasaan pada bulan Maret.

Sementara itu, juru bicara militer Prancis Gilles Jarron mengatakan pasukan Perancis membunuh orang-orang bersenjata tak dikenal yang menembaki posisi Perancis pada hari Kamis dekat bandara Bangui.

Insiden itu terjadi sesaat sebelum Dewan Keamanan PBB memberi wewenang kepada Prancis dan Uni Afrika untuk memperkuat pasukan mereka di Republik Afrika Tengah.
XS
SM
MD
LG