Tautan-tautan Akses

Pasukan PBB di Mali Bukan untuk Hadapi Kelompok Jihad


Pasukan perdamaian PBB melakukan patroli di Kidal, Mali (foto: dok).

Pasukan perdamaian PBB melakukan patroli di Kidal, Mali (foto: dok).

Komandan pasukan perdamaian PBB di Mali mengatakan pasukannya tidak punya mandat melakukan ofensif melawan ancaman pemberontak yang terus menerus.

Komandan misi penjaga perdamaian PBB di Mali mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa pasukannya bukan untuk beroperasi dalam lingkungan di mana pasukan menghadapi serangan sengit kelompok-kelompok jihad.

Mayjen Michael Lollesgaard, dari Denmark, menyampaikan hal itu kepada Dewan Keamanan hari Rabu sementara PBB sedang mengkaji ke 16 operasi penjaga perdamaian dimana lebih dari 125 ribu tentara dan warga sipil dikerahkan.

Lollesgaard mengatakan pasukan di Mali, negara yang resah di Afrika Barat, tidak bisa, dan tidak punya mandat melakukan operasi ofensif melawan ancaman pemberontak yang terus menerus. Ia menambahkan, pasukan itu dibatasi untuk berusaha melindungi warga sipil dan tentaranya sendiri, dan membantu mencegah serangan.

Jika ingin beroperasi dalam lingkungan yang keras ini, menurut Lollesgaard, PBB membutuhkan tentara yang lebih terlatih dan perlengkapan yang lebih baik.

XS
SM
MD
LG