Tautan-tautan Akses

Pasukan Jenderal Haftar Serbu Parlemen Libya


Pasukan pendukung Jendral Khalifa Haftar menyerang parlemen Libya hari Minggu (18/5).

Pasukan pendukung Jendral Khalifa Haftar menyerang parlemen Libya hari Minggu (18/5).

Pasukan pendukung Jendral Khalifa Haftar menyerang parlemen Libya di Tripoli, memaksa para anggota parlemen keluar dari gedung itu, hari Minggu (18/5).

Pasukan Libya yang setia kepada Jenderal Khalifa Haftar hari Minggu (18/5) menyerang parlemen di Tripoli, memaksa para anggota parlemen keluar dari gedung itu. Menurut juru bicara Jenderal Khalifa Haftar, pasukan itu menarget para Islamis yang melindungi milisi ekstrimis yang merongrong negara itu.

Serangan itu mendapat perlawanan dari pasukan lain. Suara tembakan dapat terdengar hingga beberapa kilometer dari parlemen.

Haftar sebelumnya melakukan serangan terhadap para milisi Islam di Benghazi yang menewaskan sedikitnya 70 orang. Associated Press melaporkan, Haftar mengatakan pemerintah pusat dan parlemen tidak punya mandat dan bersumpah akan melanjutkan operasinya meski disebut sebagai kudeta.

Parlemen Libya terpecah antara kekuatan Islamis dan non-Islamis yang berselisih paham soal penunjukan pemerintah dan penyelenggaraan pemilu baru.

Pemerintah Libya yang lemah menyebut serangan pasukan yang loyal kepada Haftar itu sebagai kudeta. Aksi kekerasan di Benghazi dan Tripoli menunjukkan betapa rentannya kontrol pemerintah pasca perang saudara yang menggulingkan Gadhafi tahun 2011.

Associated Press melaporkan mulai hari Sabtu militer Libya melarang seluruh pesawat terbang di atas Benghazi dan akan menembak jatuh pesawat militer apapun yang terbang di atas kota itu.
XS
SM
MD
LG